Indonesia Telah Antisipasi Sejak Dini Kebutuhan Vaksin Terpenuhi

<

Indonesia telah memenuhi target vaksinasi Covid-19 dari WHO. Sekitar 269,9 juta dosis vaksin telah disuntikkan. Indonesia telah mengantisipasi sejak dini agar kebutuhan vaksin terpenuhi.

Jakarta, legacynews.id – Per 25 Desember 2021, cakupan vaksinasi Covid-19 lengkap dua dosis di Indonesia telah mencapai angka 110,4 juta. Target yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia atau WHO, yakni vaksinasi 40 persen dari populasi sebelum akhir tahun 2021, telah terlampaui. Dengan capaian ini, Indonesia berada di deretan negara-negara di dunia yang berhasil mencapai target WHO.

Untuk kategori vaksinasi pertama, cakupan Indonesia mencapai 156,2 juta. Yang telah menjalani booster suntikan ketiga, terutama dari kalangan tenaga kesehatan, tercatat ada 1,28 juta. Dengan demikian, gerakan vaksinasi di Indonesia telah mencapai penggunaan 267,9 juta dosis. Capaian ini menempatkan Indonesia sebagai negara dengan angka pengenaan vaksin tertinggi kelima di dunia, di bawah Tiongkok, India, Amerika Serikat, dan Brazil.

Sejak kali pertama mendatangkan vaksin Sinovac dari Beijing lewat Bandara Soekarno Hatta pada 6 Desember 2020, hingga 25 Desember 2021, Indonesia telah menerima sekitar 434 juta dosis vaksin. Termasuk di dalamnya, 61 juta dosis dalam bentuk jadi atau bulk yang tiba pada Desember 2021 ini. Stok vaksin dipastikan aman sampai Februari 2022.

Vaksinasi Covid-19 di Indonesia bergulir sejak 13 Januari 2021 di tengah melonjaknya pandemi pada gelombang I, yang berlangsung antara Januari–Maret 2021. Presiden Joko Widodo menyediakan diri menjadi orang pertama yang menerima suntikan dosis 1 Sinovac itu, disusul sejumlah pejabat serta sejumlah guru besar Fakultas Kedokteran UI. Penyuntikan vaksin digelar di beranda Istana Merdeka, Jakarta.

‘’Agar rakyat percaya bahwa vaksin ini aman dan berguna  untuk melindungi kita semua dari Covid-19,’’ ujar Presiden Jokowi ketika itu. Gelombang pertama vaksinasi diprioritasnya kepada tenaga kesehatan, lalu petugas, dan pekerja yang tugasnya memberikan layanan langsung pada publik, serta kelompok lanjut usia (lansia) umur 60 tahun ke atas. Berikutnya, baru masyarakat umum.

READ  Pemerintah Telah Membentuk 'Bank Tanah' Mulai Efektif Awal 2022

Gelombang II serangan  Covid-19 pun terulang sepanjang Juni–Agustus 2021. Dampaknya luar biasa. Pada puncaknya pertengahan Juli 2021, kasus aktif Covid-19 mencapai 550 ribu, dan sekitar 90 ribu di antaranya harus dirawat di rumah sakit. Di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali, rumah sakit-rumah sakit kewalahan menerima pasien. Angka kematian mencapai 1.500-2.000 orang per hari.

Cakupan vaksinasi saat itu masih rendah. Vaksinasi untuk remaja usia 12–17 tahun baru dilakukan pada 12 Juli, setelah WHO merekomendasikannya. Yang menerima suntikan vaksin dosis pertama vaksin per 9 Agustus 2021 baru 50 juta orang, baru 24,3 persen dari target sasaran nasional yang 208 juta orang. Penerima dosis vaksin lengkap 24 juta  (11,6 persen dari target).

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*