Mari Kita Rekonsiliasi dan Rekonstruksi Indonesia

<

Bulan Agustus merupakan bulan yang mengingatkan lagi masa perjuangan kemerdekaan, cita-cita mendirikan Republik Indonesia terwujud. Berikut petikan Mukadimah UUD’45

“Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.”

“Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.”

Sangat jelas tersirat membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia menuju negara yang adil dan makmur.

Dalam perspektif iman Kristiani bahwa pembangunan adalah hak sekaligus kewajiban penduduk. dan otoritas itu termaktub dalam Matius 28: 18 berbunyi: Yesus mendekati mereka dan berkata, ”Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di surga dan di bumi”. Ayat ini sering disebut “SK 28” (Surat Keputusan 28). Ayat ini mengandung kebenaran yang hakiki bahwa Yesus Kristus telah diberikan mandat atas jagat raya. Dan ayat ini tidak lepas dari hukum kasih yang menjadi perintah utama. Kita juga mendapat SK (Surat Kuasa) untuk mengajarkan bangsa-bangsa tentang hukum kasih tersebut.

Teks di atas antara lain ditujukan kepada anak-anak Tuhan yang duduk di legislatif, yudikatif maupun eksekutif dan pelaku dunia usaha serta siapa saja yang percaya bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan. Gereja  yang di dalamnya terdiri dari orang-orang percaya harus menyuarakan kebenaran dan berani bertindak melawan sistem dan budaya korupsi. Memperhatikan keadaan moral anak bangsa sudah semakin memprihatinkan. Kondisi ini jelas terekam di media cetak dan televisi bahwa sistem dan budaya “korupsi ” telah menjadi model bagi oknum di legislatif, yudikatif dan eksekutif.

READ  Tanda Politik Menjadi Agama

 

Penyertaan Tuhan atas bangsa Indonesia

Apakah mereka semua bukan orang beragama? Adakah di dalamnya orang Kristen yang disebut anak-anak Tuhan? Kalau ada kenapa ikut menjadi pencuri? Memangnya tidak diajarkan di dalam gereja mencuri itu dosa? Sekarang saatnya bangkit berjuang keluar dan jangan berbuat dosa lagi. Beranilah bertindak benar karena janji Tuhan dalam Matius 25:20 … “… dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai akhir zaman”. Ada janji Tuhan bagi pejuang kebenaran.

Hukum kasih mengajarkan pendamaian. Mari kita berdamai dengan keadaan dan bertobat agar bangsa kita dipulihkan dari cengkeraman dosa korupsi, terikat dengan mammon, lapar terhadap kekuasaan dan haus terhadap kekayaan. Kita merdekakan negeri yang sudah terbelenggu dengan korupsi.

Orang Kristen harus menjadi motor pertobatan, gereja bersuara sebagaimana gembala mencari domba yang sesat. Jangan biarkan Kekristenan menodai bangsa ini. Martabat  bukan berasal dari kekuasaan dan kekayaan, martabat terjadi karena takut akan Tuhan. Gereja menjadi motor penggerak pembebasan Indonesia dari korupsi.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*