Otoritas Di Dunia Ambil Kebijakan Antisipatif Halangi Omicron

<

Varian telah baru ditemukan. Sejumlah otoritas di dunia pun mengambil kebijakan antisipatif demi menghalangi penyebaran Omicron. Gerak cepat juga ditunjukkan para pelaku di dunia farmasi.

Jakarta, legacynews.id – Dunia beberapa pekan belakangan seolah kembali disentak oleh temuan varian baru Covid-19 yang disebutkan memiliki daya tular jauh lebih tinggi dibandingkan varian awal yang ditemukan di Wuhan, Tiongkok, pada penghujung 2019. Langkah cepat pun diambil oleh banyak otoritas di dunia demi mencegah penyebaran varian baru itu.

Diketahui, pada Jumat (26/11/2021), Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) telah mengumumkan bahwa varian baru Covid-19 bernama Omicron ditemukan di Afrika Selatan. Varian yang diberi kode B.1.1.529 itu digolongkan ke dalam kategori variant of concern karena dianggap lebih menular.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, jumlah kasus baru Covid-19 meningkat drastis di Afrika Selatan dalam beberapa pekan terakhir yang bersamaan dengan penemuan varian tersebut. WHO pun menerangkan, varian baru ini memiliki sejumlah besar mutasi, yang beberapa di antaranya merisaukan.

Selain itu, WHO juga menyebutkan, bukti awal menunjukkan bahwa varian ini lebih meningkatkan risiko reinfeksi jika dibandingkan dengan varian lain. Menghadapi kondisi tersebut, sejumlah otoritas negara dunia bergegas mengambil langkah.

Sebut saja otoritas di Inggris yang baru saja mengumumkan langkah-langkah baru untuk mencoba memperlambat penyebaran varian Omicron. Langkah-langkah pencegahan penyebaran varian Omicron itu disampaikan langsung Perdana Menteri Boris Johnson.

Di antaranya memerintahkan agar kedatangan dari semua negara harus mengisolasi diri sampai menerima hasil negatif dari tes PCR. Lalu, masker pun harus dipakai dalam pengaturan ritel. Selain sudah waktunya untuk meningkatkan suntikan booster.

“Kita perlu mengulur waktu bagi para ilmuwan kita untuk memahami dengan tepat apa yang sedang kita hadapi,” katanya dalam konferensi pers, seperti dilansir Reuters, Minggu (28/11/2021).

READ  Presiden Jokowi Dalam Acara Afirmasi Bangga Buatan Produk Indonesia

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*