Papua Selangkah Lagi Wujudkan Mimpi Jadi Juara Peparnas

<

Kontingen Papua berhasil menyapu 23 emas memasuki hari kelima dan masih mengandalkan cabang atletik serta renang sebagai ladang panen medali.

Jayapura, legacynews.id – Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2021 tiga hari lagi atau Sabtu (13/11/2021) malam akan ditutup oleh Presiden Joko Widodo di Stadion Mandala, Kota Jayapura. Papua sebagai tuan rumah tinggal selangkah lagi mewujudkan mimpi menjadi juara Peparnas ke-16 sekaligus merebutnya dari tangan Jawa Barat, juara umum di 2016.

Seperti dikutip dari rilis yang disampaikan pihak Panitia Besar Peparnas XVI Papua, Kamis (11/11/2021) pukul 08.00 WIT, laskar Bumi Cenderawasih telah memanen 72 emas, 40 perak, dan 43 perunggu. Mereka meninggalkan pasukan Bumi Pasundan di urutan kedua dengan selisih 21 emas. Jabar telah mengoleksi 51 emas, 49 perak, 38 perunggu. Jawa Tengah berada di urutan ketiga. Mereka mengintai dan siap menyalip Jabar di urutan ketiga dengan 49 emas, 35 perak, dan 40 perunggu.

Memasuki hari kelima penyelenggaraan pada Rabu (10/11/2021), kontingen Papua berhasil menyapu 23 medali emas. Cabang atletik, renang, dan judo tuna netra terus memasok keping-keping emas untuk provinsi paling timur tersebut. Pasokan 23 emas ditambah sejumlah perak dan perunggu membuat kedudukan provinsi seluas 312.224 kilometer persegi itu belum tergoyahkan di puncak klasemen perolehan medali sementara.

Zeth Karawi Baransano, atlet Papua yang turun di nomor lari 100 meter kelas T36 putra merebut emas di lintasan Stadion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Rabu (10/11/20210). Ia mencatat waktu 12,32 detik atau 0,03 detik lebih cepat dari perebut perak Guntur Haryanto (Jateng). “Saya mohon dukungan dari berbagai pihak bagi saya dan teman-teman atlet asal Papua yang berjuang di lintasan,” katanya.

READ  Pemerintah Membuka Program Vaksinasi Covid-19 Dosis Lanjutan

Dari matras judo, Saul Nicodemus Yandewoa, judoka andalan Papua sukses mengantongi emas pada kelas kurang dari 73 kilogram putra. Kepada Tim Media Center Kominfo Peparnas Papua, Rabu (10/11/2021), Saul mengatakan emas ini ia persembahkan untuk seluruh masyarakat Papua. “Berkat Tuhan, saya bisa mendapatkan medali emas ini. Ini hasil perjuangan saya berlatih dan saya ingin di tiap kejuaraan bisa bela Papua,” kata Saul.

Di Arena Akuatik Kampung Harapan, Komplek Stadion Lukas Enembe, para perenang Papua tampil dominan. Mereka merebut tujuh emas, empat perak, tiga perunggu sepanjang pertandingan Rabu (10/11/2021). Ketua kontingen Papua, Nikolaus Kondomo berharap atlet-atletnya terus mendulang medali emas. “Kita harus tetap konsentrasi dan jangan sampai stamina menurun. Kita harap para pelatih bisa terus mengawal atlet-atletnya dengan baik,” kata Nikolaus.

Sementara itu, kontingen Jabar masih belum mampu mengimbangi ketangguhan atlet-atlet Papua di berbagai arena pertandingan kendati tekad mempertahankan gelar selalu digaungkan. Bahkan mereka bisa saja sewaktu-waktu disalip Jateng karena selisih dua emas. Jateng masih menjadi penguasa cabang atletik dengan total torehan 45 medali terdiri dari 20 emas, 12 perak, dan 13 perunggu.

Di peringkat 4-5 ada Kalimantan Selatan (24 emas, 19 perak, 28 perunggu) dan Sumatra Utara (18 emas, 20 perak, delapan perunggu). Di urutan 6-10 besar ada Riau (14 emas, 17 perak, 20 perunggu), DKI Jakarta (12 emas, 11 perak, 16 perunggu), dan Daerah Istimewa Yogyakarta (tujuh emas, 2 perak, 7 perunggu). Kemudian diikuti Kalimantan Barat (tujuh emas, sembilan perak, lima perunggu), dan Jambi (enam emas, delapan perak, sembilan perunggu).

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*