Penguatan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam

<

Bogor, legacynews.id – Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) terus berupaya melakukan penguatan akreditasi institusi perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI).

Direktur Diktis Amin Suyitno menegaskan bahwa penguatan budaya akademik kampus yang baik harus dilakukan oleh masing-masing institusi. Sebab, hal itu dapat menunjang dalam proses akreditasi.

“Proses akreditasi yang harus dilakukan oleh Perguruan Tinggi adalah akreditasi Institusi dan Program Studi. Akreditasi Insitusi¬† merupakan miniatur dari hasil peringkat akreditasi program Studi” jelas Suyitno saat memberikan arahan pada giat Penguatan Akreditasi Institusi PTKI di Boror, Rabu (3/8/2022). Kegiatan ini berlangsung tiga hari, 3-5 Agustus 2022.

Dikatakan Suyitno, pemerintah terus konsen dalam melakukan pendampingan terhadap perguruan tinggi dalam proses akreditasi. Sesuai amanah undang-undang yang berlaku bahwa akreditasi program studi saat ini dilakukan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM).

“Pemerintah mengapresiasi inisiatif Perkumpulan Imuwan Rumpun Ilmu Agama (PIRIA) untuk mendirikan LAM Keagamaan. Yaitu, LAM yang akan melakukan akreditasi terhadap program studi rumpun ilmu keagamaan lintas agama,” ujarnya.

“Kita harus bersama-sama mendukung melakukan langkah-langkah diseminatif terhadap lembaga yang akan kita dirikan ini,” sambungnya di hadapan para pimpinan PTKI dan anggota Asosiasi PIRIA.

Ketua Asosiasi PIRIA Ahmad Thib Raya menyampaikan terimakasih kepada seluruh anggota asosiasi PIRIA yang telah hadir dan memberikan dukungan serta pernyataan terhadap berdirinya LAM Keagamaan ini.

“Niat baik ini harus kita dukung bersama. Tujuan besarnya adalah untuk memastikan terbangunnya disiplin keilmuan yang mengintegrasikan antara sains dan “religious values” melalui sistem penjaminan mutu yang sistematis dan terukur,” jelas pria asal Bima tersebut.

 

READ  Umrah Dilaksanakan Dengan Protokol Kesehatan Secara Ketat

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*