Pertumbuhan Ekonomi 2021 Akan Capai 3,7% – 4,5% persen

<

Proyeksi Kemenkeu, kuartal III-2021 ekonomi tumbuh 4%–5%. Kuartal IV positif, pertumbuhan 2021 akan mencapai 3,7%– 4,5% persen. Asal tidak harus nginjak rem karena lonjakan pandemi.

Meski harus menghadapi cuaca buruk akibat ledakan pandemi Covid-19 Juni-Juli, dan imbasnya pun masih terasa sampai Agustus 2021, perekonomian Indonesia masih dapat  tumbuh dan berkembang. Menteri  Keuangan (Menkeu)  Sri Mulyani Indrawati  memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III (Juli – September) 2021 di rentang 4% – 5% year on year (yoy). Angka ini lebih rendah dari prediksi awal tahun yakni 4%-5,7% yoy, namun jauh melampaui pesimisme di puncak pandemi.

Bahwa, target awal 4 – 5,7 persen tidak tercapai, hal tersebut bergulir seiring perlambatan aktivitas ekonomi akibat lonjakan pandemi. Pemerintah habis-habisan melakukan pengendalian penyebaran pandemi lewat kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang ketat. Toh, tak berarti ekonomi mandek. Gambaran ini disampaikan oleh Menkeu Sri Mulyani pada  konferensi pers bertajuk “APBN Kita”, yang digelar secara virtual Kamis (23/9/2021).

Ditambah dengan menggeliatnya perekonomian sepanjang September ini, maka Kemenkeu memproyeksikan ada pertumbuhan yoy, yakni realisasi kuartal III-2021 dibanding kuartal III-2020. Konsumsi rumah tangga tumbuh 2%–2,4% yoy, konsumsi pemerintah minus 0,9% hingga 0,1% yoy, investasi 4,9%–5,4% yoy, ekspor 20%–22,4% yoy, dan impor 24%–25,2% yoy. Keseluruhan tumbuh 4%–5%.

Menkeu Sri Mulyani menambahkan pula, kondisi ekonomi Indonesia relatif lebih baik dibandingkan sejumlah negara lain di Asia Tenggara. Ia mengatakan, dari sisi konsumsi dan produksi dalam negeri, sejauh ini masih bertahan moderat meski dalam kondisi pandemi. Ia juga yakin bahwa pada kuartal IV-2021 pertumbuhan bisa lebih tinggi. Pengendalian pandemi yang disebutnya efektif di kuartal III ini akan membuat ekonomi makin bergairah di kuartal berikutnya.

READ  Inflasi Global Membayang-Bayangi Pemulihan Ekonomi

‘’Di kuartal IV-nya akan lebih baik lagi, tentunya dengan asumsi varian baru maupun klaster aktivitas pendidikan dan ekonomi masih bisa terkendali dengan baik. Sehingga tak perlu menginjak rem lagi,” ujar Menkeu Sri Mulyani. Mengacu pada angka riil kuartal I dan II, serta proyeksi Kuartal III dan IV, ia optimistis pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun ini akan berkisar di rentang 3,7%–4,5% secara tahunan.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*