Program Papua di Hati Oleh Lembaga Keagamaan Kristen Indonesia

<

Wamenag terima kunjungan Bamag Lembaga Keagamaan Kristen Indonesia

Jakarta, legacynews.id – Kementerian Agama memberikan dukungan dan apresiasi terhadap rencana penyelenggaraan program Papua di Hati oleh Badan Musyawarah Agama (Bamag) Lembaga Keagamaan Kristen Indonesia (LKKI). Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi saat menyambut kunjungan Bamag LKKI, Kamis (10/3/22), di Kantor Kemenag, Jakarta.

Kunjungan tersebut dihadiri pengurus Bamag LKKI yang terdiri atas para pendeta dari berbagai daerah serta organisasi gereja di Indonesia. Hadir pula, Plt Dirjen Bimas Kristen Pontus Sitorus, beserta jajaran Kemenag.

Ketua Umum Badan Pengurus Bamag LKKI Agus Susanto menyampaikan program “Papua di Hati” diharapkan dapat membangun relasi dengan gereja-gereja internasional dalam membangun persepsi positif tentang Papua di dunia internasional.

“Kami meminta arahan dari Kementerian Agama untuk meminimalisir konflik dan titik singgung dalam penyelenggaraan kegiatan keagamaan tersebut,” terang Agus.

Wamenag turut menganggap program “Papua di Hati” perlu diadakan untuk menguatkan kerjasama dengan berbagai pihak, baik gereja maupun keagamaan yang lain.

Wamenag juga menjelaskan bahwa Kemenag terus mendorong program “Moderasi Beragama” agar seluruh umat beragama di Indonesia dapat hidup secara harmoni di tengah berbagai perbedaan tafsir dan agama.

“Kita musti hidup dalam toleransi. Jangan memaksakan pemahaman kita pada orang lain. Mohon didukung pula program moderasi beragama karena program ini untuk semua agama, bukan hanya agama tertentu,” jelas Wamenag.

Dengan nama program yang hampir serupa, Kementerian Agama juga memiliki program “Kita Cinta Papua” yang bertujuan memberikan beasiswa pendidikan bagi anak-anak Papua. “Kami menyampaikan penghargaan, apresiasi, dan terima kasih atas kunjungan Bamag LKKI ke Kemenag,” tutup Wamenag.

[Sumber Kemenag]

READ  GM FKPPI Perkuat Benteng Pancasila Hadapi Era Metaverse

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*