Maka Runtuhlah Tembok Itu

“Lalu bersoraklah bangsa itu, sedang sangkakala ditiup; segera sesudah bangsa itu mendengar bunyi sangkakala, bersoraklah mereka dengan sorak yang nyaring. Maka runtuhlah tembok itu, lalu mereka memanjat masuk ke dalam kota, masing-masing langsung ke depan, dan merebut kota itu.” Yosua 6:20 (TB) 

Tembok selalu dibangun untuk suatu tujuan.

Tembok Berlin dibangun untuk memisah Berlin Barat dengan Berlin Timur, lebih kepada kebencian yang memisahkan satu bangsa.

Tembok China dibangun untuk melindungi diri dari serangan musuh.

Tembok Ratapan digunakan untuk suatu ritual doa dan ratapan bangsa Israel kepada Allah.

Tembok Yerikho yang dibangun sebagai suatu kekuatan kerajaan yang kokoh, diruntuhkan melalui diam diri dan sorak-sorai bangsa Israel.

Lalu muncul pertanyaan, tembok gereja dibangun untuk apa?

Secara fisik hal itu merupakan suatu wujud gedung gereja yang dipakai untuk beribadah.

Tapi seringkali tembok gereja dibangun sebagai pemisahan antar aliran denominasi gereja.

Salam Injili 

Pdt. DR. Ronny Mandang, MTh.

Ketum PGLII – Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia

READ  NASAB BA'ALAWI COBA BELOKKAN SEJARAH KEMERDEKAAN

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*