12 Mutiara Nusantara Berpotensi Memberkati Seluruh Nusantara

/script>

Jakarta, legacynews.idTransform-world Connection Indonesia (TCI) memfasilitasi Pertemuan Pemimpin Gereja, Lembaga Pelayanan untuk memberikan up-date Perkembangan Pelayanan 12 Mutiara Nusantara yang sejak tahun 2020 telah digumulkan bersama, (Jumat, 24/3) di Graha Bethel, Jakarta-Pusat. Hadir pada acara ini sekitar 130 orang yang mewakili lebih dari 36 Gereja/Lembaga Pelayanan.

Dalam pengantarnya, Dr. Iman Santoso mengatakan pelayanan 12 Mutiara Nusantara dimulai dengan kesadaran bahwa ada mutiara-mutiara yang berpotensi untuk memberkati seluruh Nusantara. “Gereja harus bangkit, bersatu, saling mengasihi dan berjejaring”, ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengutip ayat, ”tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!.” Dr. Iman Santoso percaya kesetiaan Tuhan yang menjamin hari depan Gereja Tuhan.

Sebagai up-date progres pelayanan 12 Mutiara Nusantara (Papua, Papua Barat, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Poso, Toraja, Kalbar, Kalteng, Toba-Samosir, Nias dan Mentawai), Dr. Leroy Samy Uguy mewakili TCI, menyampaikan tentang adanya inisiasi program-program kemitraan pada saat Konas 2022 di Tarutung, namun untuk merealisasikannya perlu dorongan dan penguatan dari para Pemimpin.

Kelompok Tumbuh Bersama Usaha Kecil Menengah, Pelatihan Pertanian Terpadu, Diklat Pariwisata, Budidaya Ternak Pilo, Budidaya Sayur Organik, Sekolah Doa, merupakan contoh program yang sudah berjalan secara lokal dan nasional (virtual).

Pentingnya kolaborasi atau kerjasama menjadi pesan penting dari Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI.  Wakil Menteri, Budi Arie Setiadi mengharapkan Gereja-gereja dapat bekerja-sama sebagai suatu tim yang kuat untuk membangun 12 Mutiara Nusantara.

Menurutnya, sejatinya tidak ada daerah atau desa yang tertinggal, yang ada hanyalah daerah/desa yang belum menemukan potensi dan mengelola potensi itu. Ia mengharapkan agar Pemerintah bermitra dengan masyarakat dan Gereja untuk mempercepat pembangunan di 12 MN.

READ  Membangun Paradigma Inklusif Papua Damai Papua Sejahtera

“PGI pun tidak mau bekerja hanya berdasarkan tembok-tembok institusi (tidak bisa berjalan), tetapi “keluar” dari sekat institusi bagi pekerjaan-pekerjaan oikumene ke depan, kata Pdt. Gomar Gultom, Ketua Umum PGI.

Sementara itu, Pdt. Daniel Pandji (My Home Indonesia) selaku host acara, sedangkan Pdt. Dr. Enig Aritonang (Kepala Biro Pembinaan Sinode HKBP) memandu pemaparan Handi Irawan (Majelis Pendidikan Kristen), dr. Eddy Kristianto (Founder KTB UKM), dan Pdt. Hari Sudjatmiko (PPMT-GKY) mengenai upaya setiap bidang berkontribusi bagi daerah 12 MN

Hadir sebagai penanggap Pdt. R. Bambang Jonan (Gembala GBI Medan Plaza) dan Ketua Departemen Aras Nasional & Parachurch Sinode (BPP) GBI, serta Dr. Jakoep Ezra (Power Character).

Di akhir acara, Panitia dan peserta merayakan dan mengucap syukur atas ulang tahun Dr.Iman Santoso ke-80 yang jatuh pada tanggal 24 Maret 2023.  Ia mengharapkan dan mendoakan agar terjadi kebangunan (rohani) dan pembangunan di seluruh Indonesia, mulai dari wilayah 12 Mutiara Nusantara.

(BN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*