KARENA ALLAH YANG MENGACAUKAN DENGAN BERBAGAI KESUKARAN
“…. kota menghancurkan kota, karena Allah mengacaukan mereka dengan berbagai kesukaran 2 Tawarikh 15:6 (TB2)
Suatu fakta yang terlihat dengan kasat mata dan ramai diperbincangkan di berbagai televisi nasional dan internasional serta media sosial, bahwa demonstrasi yang dimulai pada 25/8/2025, terus berlanjut pada berbagai kerusuhan, seperti; berbagai pembakaran fasilitas umum dan simbol-simbol negara dan keamanan, bentrokan masyarakat sipil dengan aparat keamanan, penjarahan rumah, adalah fakta bahwa Indonesia bukan sedang tidak baik-baik saja, tetapi memang Indonesia sedang chaos meski belum keseluruhan wilayahnya.
Apa yang kemudian berkembang, rakyat menyalahkan DPR dan menyalahkan Pemerintah, Pemerintah menyalahkan massa aksi yang ditunggangi pihak tertentu. Saling tuding siapa yang salah belum berhenti, kekacauan masih menjadi bayang-bayang. Patroli militer mulai dilaksanakan di Jakarta. Mirip kerusuhan 1998, yang berpotensi (semoga tidak) ditetapkannya darurat militer, namun akankah semua itu semakin membawa damai?
Ketika Raja Asa dari Yehuda mendengar firman Tuhan, siapa yang jauh dari Tuhan maka Tuhan pun jauh dari padanya. Dan Israel sudah lama “hidup tanpa Allah yang benar”, “tanpa imam yang mengajar”, “tanpa hukum”, yang mirip dengan situasi masa kini. Maka Allah mengacaukan dengan berbagai kesukaran. Hanya kepada orang benar yang hatinya kuat mampu menghadapi berbagai kesukaran.
Dimana posisi gereja saat seperti yang sedang terjadi di Indonesia? Ikut menebak-nebak siapa dalangnya? Berdoa? Atau buat pernyataan? Yang intinya, berbagai kekacauan di Indonesia sama seperti yang banyak dibahas di televisi dan media sosial.
Bagaimana jika kekacauan yang menimbulkan berbagai kesukaran, orang takut berpergian, kerja dan sekolah dari rumah dan lain-lain itu datangnya dari Tuhan Allah, karena melihat bangsa ini rajin tutup tempat ibadah, atau orang Kristen sudah lama hidup tanpa Allah yang benar?
Tanpa pendeta yang mengajar secara Alkitabiah dan tanpa hukum Allah? Harus seperti apa umat Kristen, gereja, dan bangsa ini …… ???
Salam Injili,
Pdt. DR. Ronny Mandang, MTh.
Ketua MAPER PGLII
Majelis Pertimbangan – Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia


Leave a Reply