Jika Disuruh Pilih; Pilihlah Jalan Yang Sulit

Matius 7:13 TB2 Masuklah melalui pintu yang sempit, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; 

Di tengah budaya masyarakat yang hedonistik, tidak suka proses, semua ingin dibuat mudah, bagaimana dengan kita yang menyebut diri Kristen?

Apakah kita sudah ikut terikat dengan budaya seperti itu? Misalnya, bergelar Doktor Teologi padahal sekolah hanya beberapa bulan, atau melakukan suap agar bisnis dipermudah?.

Kekristenan adalah “jalan salib” yang mengajak setiap orang Kristen memikul salib.

Begitu juga saat Yesus berkhotbah di Bukit, Ia menyampaikan masuklah pintu yang sempit karena ujungnya adalah kehidupan. Karena itu dalam segala hal, tentu dalam konteks Kristen, jika disuruh pilih, pilihlah jalan yang sulit.

Kekristenan yang selalu ingin dipermudah, apa-apa menjadi lancar, bahkan percaya Yesus hanya agar tidak melalui proses, tidak membuat Kristen bersinar dalam dunia yang gelap.

Jangan jadikan Tuhan Yesus sebagai obat meringankan beban berat, karena dalam banyak hal justru masalah membuat pundak orang percaya menjadi kokoh.

Dan yang perlu diingat Kekristenan dalam sejarah terbiasa hidup melewati lembah kekelaman, jadi jangan minta semua serba mudah.

Ingin menjadi pemimpin yang baik, bekerjalah justru di waktu yang serba sulit.

Salam Injili 

Pdt. DR. Ronny Mandang, MTh.

Ketum PGLII – Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia

READ  Kemuliaan Allah Dinyatakan; Kehancuran Bagi Firaun

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*