MIGRANT CHILD

/script>

Nahum 1:7 (TB)  TUHAN itu baik; Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan; Ia mengenal orang-orang yang berlindung kepada-Nya

Banksy adalah seniman grafiti jalan (seni jalan) asal Inggris, yang misterius dan selalu tampil dengan kritik sosial dan politik yang fenomenal dan kontroversial. Salah satunya “Joseph and Mary” yang melukiskan perjalanan Yusuf dan Maria dari Nazaret menuju Betlehem namun terhalang oleh tembok pemisah yang dibuat Israel.

Kemudian Banksy mengkonfirmasi mural anak migran Migrant Child yang menggunakan jaket pelampung sambil memegang suar merah muda neon di distrik Dorsoduro, Venesia, Italy. Mural ini memberi kritik tajam terhadap banyaknya penderitaan migran global. Melihat kondisi mural tersebut pemerintah Italy berupaya merestotasi lukisan dinding tersebut. Pada tahun 2015 Banksy melukis potret Steve Job di kamp di Calais, Perancis. Dan ia berkata: “Kita sering diyakinkan bahwa migrasi menguras sumber daya, tetapi Steve Jobs adalah seorang anak imigran Suriah.”

Migran adalah suatu peristiwa ketika sesorang atau sekelompok orang berpindah dari satu pulau ke pulau lain, atau dari satu negara ke negara lain. Pengungsi yang melarikan diri dari negaranya di Afrika, Myamar atau pengungsi di Papua, adalah orang-orang yang berpindah dari satu tempat lain untuk memperoleh kehidupan yang lebih aman atau pasti.

Perenungan, berapa banyak orang yang melakukan migran, terutama anak-anak akibat perang, korban genocide, pembunuhan yang bermigran melalui laut, hutan, pegunungan yang tak bersahabat? Migrant Child memberi pesan tentang anak-anak yang gunakan jaket pelampung dan suar neon merah muda, mencari pengharapan baru. Lukisan merupakan implementasi dari Nabi Nahum yang memberi penghiburan, bahwa hanya kepada Tuhan saja perjalanan migran atau pengungsi benar-benar merasa aman.

READ  Biker For Christ Indonesia (BFCI) Rayakan HUT Ke 12

 

 

Salam Injili,

 

Pdt. DR. Ronny Mandang, MTh.

Ketua MAPER PGLII

Majelis Pertimbangan – Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*