![]()
Markus 3:14 (TB) Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil
Seorang kawan bertanya: “Pak kapan lagi kita penginjilan?“.
Sepintas kalimat seperti ini “biasa-biasa saja”, tetapi jika dipikirkan sejenak, kalimat seperti ini dapat diartikan “bagi kawan saya, penginjilan adalah pekerjaan yang sewaktu-waktu saja”.
Jika hendak memberitakan Injil ia akan persiapkan diri, tetapi jika tidak ia akan lakukan apa saja yang kemungkinan tidak ada kaitannya dengan penginjilan!
Pertanyaannya, “Apakah memberitakan Injil adalah pekerjaan yang sesaat, jika ingin dilakukan ya lakukan, jika tidak lupakan saja?.
Nah begini, ketika Tuhan Yesus memanggil seseorang untuk beritakan Injil, Ia menetapkan! artinya sejak saat ditetapkan, hidupnya telah menjadi Penginjil.
Ini bukan soal full time atau tidak. Tetapi ada yang keliru, jika tidak pergi beritakan Injil bukan penginjil.
Alkitab tidak mengajarkan hal seperti itu.
Bahwa penginjilan itu, apakah pergi ke suatu tempat atau tidak, tetap dikerjakan.
Karena kawan saya ini perlu diajarkan, pentingnya ia hidup dalam Kristus, maka saat itulah ia melakukan tugas penginjilan, pergi atau tidak dan sepanjang hidupnya.
Salam Injili
Pdt. DR. Ronny Mandang, MTh.
Ketum PGLII – Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia




Leave a Reply