TURUTILAH TELADAN PENDERITAAN

/script>

Yakobus 5:10 (TB2) Saudara-saudara, turutilah teladan penderitaan dan kesabaran para nabi yang telah berbicara demi nama Tuhan.

Yesus mengatakan “Nabi itu dihormati di mana-mana tetapi tidak diakui di negerinya sendiri” dan ketika Ia membicara tentang Yerusalem, dikatakan: “Engkau telah membunuh nabi-nabimu!“.

Nabi adalah utusan Tuhan yang berbicara atas nama-Nya, suaranya tegas dalam kebenaran tanpa kompromi terhadap siapa pun. Karena itu Alkitab mencatat beberapa Nabi seperti Elia dan Yeremia berniat mati ketimbang tetap mengikuti tugas yang tidak ringan.

Mengapa demikian? Karena isi pemberitaan nabi selalu tidak disukai oleh yang mendengarnya. Hal ini berbeda dengan banyak abdi Tuhan masa kini, yang berupaya diterima oleh mereka yang menerima pesan-pesannya.

Ya, suara kenabian masa kini telah hilang, karena banyak hamba Tuhan berupaya mencari dan menghimpun sebanyak mungkin orang untuk menjadi pengikutnya dan mengkultuskannya. Yang aneh, jika orang-orang yang mengaku abdi Tuhan masa kini dicemburui karena penampilan dan kekayaannya, alias jauh dari penderitaan kecuali skandal moral, itulah yang tampak.

Yakobus mengatakan turutilah teladan penderitaan dan kesabaran dari para nabi yang telah berbicara demi nama Tuhan. Maksudnya, tugas para nabi kerap identik dengan penolakan dan penderitaan, namun para nabi tetap sabar sampai mati. Menarik, jika mencermati kehidupan para nabi, mereka diasingkan dari keramaian tetapi ketika tampil suaranya tegas dan tidak berbelas kasihan pada dosa manusia.

Seharusnya, abdi Tuhan masa kini mengikuti teladan penderitaan dan kesabaran para nabi, oleh karena bagi mereka hanya satu yang harus dilakukan, yaitu melaksanakan semua pesan Tuhan kepada umat manusia, meski risikonya tinggi. Siapkah abdi Tuhan masa kini yang mengaku pengikut Kristus?

READ  Berbahagialah Orang Yang Membawa Damai

Salam Injili 

Pdt. DR. Ronny Mandang, MTh.

Ketum PGLII – Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*