Warung Kerukunan Lintas Agama Sebagai Wujud Kepedulian Kepada Sesama

/script>

Warung Kerukunan Lintas Agama terwujud atas inisiasi Lembaga Takmir Masjid Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LTM PB NU) bersama Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia (PGLII), Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi), Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin), serta Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI).

LTM PB NU membuka Warung Kerukunan untuk membantu warga terdampak akibat pandemi yang berkepanjangan dan membantu masyarakat terdampak adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diharapkan model yang sama dapat dilakukan diberbagai kota.

Sekretaris LTM PBNU KH Agus Wustho menyatakan perpanjangan PPKM Level 4 berdampak pada aspek kesehatan dan perekonomian masyarakat yang terganggu. Bahkan, memberikan dampak pula pada peningkatan dan pengangguran.

Pada kesempatan yang sama, KH Agus Wustho selaku Ketua Panitia Warung Kerukunan Lintas Agama menyatakan terima kasih kepada Laksma TNI (P) Petrus Padmardjo SE. Mewakili Bikers for Christ Indonesia (BFCI) menyerahkan bantuan dana kepada Warung Kerukunan.

Serah terima didahului doa lintas agama di perayaan HUT RI ke 76 di kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Selasa pagi (17/08).

Nampak hadir ketua umum Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Brigjen (Pur) Harsanto Adi, MM., M.Th dan ketua umum  Bikers For Christ Indonesia (BFCI) Ferdo Raturandang, MM. beserta jajaran pengurus dan dewan pengawas. Tak ketinggalan iringan bikers dengan moge-nya menarik perhatian pengguna lalu-lintas sekitar kantor PB NU di Jakarta Pusat. [RA/ANT]

 

READ  Rawat Pancasila & Jaga Agar Tetap Sebagai Pedoman Hidup

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*