Aktualisasi Iman Kristen Mari Bersatu Dan Beritakan Injil

Jakarta, legacynews.id – Pasca pandemi Covid-19 menyumbang kebangkrutan sejumlah korporasi berakibat kepada PHK dan memiskinkan jutaan orang didunia. Super Elnino menyumbang kekeringan dan banjir bandang di berbagai belahan dunia. Negara maju seperti Amerika dan negara-negara Eropa mengalami kemelut ekonomi yang melilit. Peristiwa perang Ukraina & Rusia yang tak kunjung berakhir dan malah di Timur Tengah yang pasang surut terus menghantui dunia, kini pecah perang antara Teroris Hammas dengan Israel.

Kekerasan, demonstrasi dan perlawanan kepada pemerintahan yang sah terjadi di berbagai negara. Ini menggambarkan manusia telah meninggalkan kodratnya sebagai manusia yang humanis.

Sebagai umat Kristen kita bersyukur bahwa Yesus Kristus rela disalib. Perlawanan yang sesungguhnya bukan melawan darah dan daging, melainkan penguasa di udara. Bisa dibayangkan jika Yesus pada zamannya jika bertindak keras dengan membunuh tentara Romawi dan menggantung orang Farisi serta Ahli Taurat.

Bersyukur bahwa Kristen tidak identik dengan senjata apalagi dengan kekerasan. Yesus sebagai pembawa damai justru dibuktikan tatkala Dia berada di Via Delarosa.

Aktualisasi iman Kristen dalam dunia modern justru mendapat tantangan sekaligus solusi dari berbagai kerumitan. Tetapi disadari atau tidak justru sebagian orang Kristen tidak menggunakan jurus pamungkas Yesus Kristus.

 

Aktualisasi Doa Orang Kristen

Sesungguhnya jika berdoa seharusnya meminta pencerahan agar Tuhan berkenan dan memberikan pertolongan. Tuhan kita memang baik dan pengampun, walau anak-Nya kurang ajar. Terkadang Tuhan masih berbagi dan memberikan belas kasihan, tapi sampai kapan keadaan ini dapat berjalan?

Ada sebagian orang Kristen berlaku seperti pengemis kepada Allah, memulai awal hari hingga akhir hari meminta-minta; dari meminta kesehatan, kekayaan, jabatan dan pengaruh.

Aktualisasi doa orang Kristen, dengan cara meminta Tuhan mengubah orang lain dan berbagai permintaan lainnya, seperti gaya debt collector. Tetapi Kitab Suci mengungkapkan bahwa iman yang menagih janji tidak menjadi ciri orang Kristen. Iman Kristen tidak mengajarkan sebagai pengemis melainkan berserah dan bersyukur.

READ  Pelajaran Tentang Orang Yang Kerasukan Setan di Markus 5

 

Manusia Butuh Tuhan

Nama Tuhan Yesus Kristus mungkin belum populer di kalangan masyarakat penganut agama tertentu di negara-negara Asia, Timur Tengah atau di berbagai negara lain. Namun di tanah air Indonesia ada juga wilayah yang mungkin juga tidak mengenal nama Yesus.

Mungkin Salib tidak popular di Timur Tengah, negara-negara Asia bahkan Eropa dan Amerika. Salib dan Tuhan Yesus Kristus menunggu saatnya tiba, manusia tetap butuh Sang Pencipta.

Manusia butuh Tuhan yang mampu memberikan jalan dan damai. Berarti saat ini ada panggilan agar kita bisa berbagi kasih dan Injil ke negara-negara Asia, Timur tengah, Eropa bahkan Amerika Serikat.

Apakah Anda bersedia membagikan kabar baik, kabar keselamatan bagi dunia?

 

Mari Bersatu dan Beritakan Injil

Aktualisasi Iman Kristen dengan bertindak bersama, bersatu dan beritakan Injil, Banyak orang bisa saja mengatakan tidak mungkin!. Namun sebagai orang yang percaya kepada Tuhan Yesus ditawarkan suatu argumentasi. Analogi lilin kecil sanggup menerangkan kegelapan, lilin harus berkorban dengan api yang melelehkannya. Tentu kita saat ini ditantang untuk menjadi lilin kecil tersebut. berkorban!

Kesanggupan satu orang jika ditambah dengan kesanggupan orang lainnya tentu akan menjadi kelompok besar. dan kelompok-kelompok bergerak terus tentunya menjadi fenomena budaya. Kita bersatu dan beritakan Injil.

Ada saatnya Injil dan Salib menjadi aktual di tengah bangsa Indonesia tatkala kita menjadi bagian yang mencerahkan. Kita bukan menjadi Tuhan, tetapi mari kita menjadi Anak-Anak TUHAN. Mari kita Bersatu! setiap orang bergabung dalam kelompok saling menguatkan, saling menghormati, saling berbagi dan saling memberi. Melakukan peranan sebagaimana disebutkan dalam Kitab Suci

Inilah alasan sekaligus tujuan kenapa kita dilahirkan di Indonesia. Injil membumi dan Salib menjadi bagian kehidupan masyarakat luas. Damai dibumi, hiduplah Indonesia Raya. Mari peduli lingkungan dan bersahabat dengan tetangga.

READ  Apakah Aku Masih Beritakan Injil?

Pro Ecclesia et Patria

Antonius Natan | Staf Ahli Ketum PGLII

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*