Stadion Manahan, Solo. Tempat perhelatan Asean Para Games 2022. ANTARA FOTO
Menurut Sekretaris Jenderal NPC Indonesia Rima Ferdianto, untuk sementara ada sebanyak 1.800 atlet dan ofisial dari 11 negara termasuk Indonesia terdaftar di APG 2022. Mereka rencananya mulai berdatangan sejak 26 Juli 2022 dan ditempatkan pada 17 hotel di Solo Raya dan dua hotel di Kota Semarang. Seluruhnya merupakan hotel bintang 4 dan 5 serta ramah disabilitas. Penempatan atlet serta ofisial di hotel berdasarkan cabang olahraga.
Sedangkan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Hendro Sugiatno menyatakan, pihaknya telah menyiapkan total 130 unit bus untuk keperluan APG 2022. Sebanyak 65 unit berupa bus khusus bagi atlet kursi roda dan 65 unit lainnya untuk atlet disabilitas nonkursi roda. Seluruh bus ini dipakai untuk transportasi atlet dan ofisial sejak dari Bandar Udara Internasional Adi Sumarmo menuju hotel dan ke arena pertandingan selama APG 2022 berlangsung.
Layaknya setiap event olahraga, INASPOC juga telah mengenalkan maskot APG 2022 kepada masyarakat. Namanya Rajamala atau Rojomolo, tokoh pewayangan yang dicirikan dengan tubuh merah, mata melotot, dan memiliki kumis tebal. Ia adalah kesatria Wirata di zaman Prabu Matswapati. Sosoknya digambarkan sebagai setengah manusia dan raksasa nan sakti serta tak tertandingi.
Gibran menjelaskan, Rajamala dipilih sebagai maskot untuk menggambarkan budaya Kota Solo yang kental. Maskot juga telah diperkenalkan kepada masyarakat Kota Solo pada 3 Juli 2022, lewat sebuah kirab menyusuri jalan utama bersama atlet-atlet paralimpik Indonesia.
Dalam sejarah Keraton Surakarta, Rajamala ini merupakan pusaka canthik (cucuk) kapal dari kayu donoloyo yang dibuat pada masa Pakubuwono IV. Awalnya kapal dipakai hilir mudik Solo-Gresik. Semasa Pemerintahan Pakubuwono IV hingga Pakubuwono IX, kapal juga dipakai untuk membawa bantuan saat terjadinya banjir. Canthik Rajamala kemudian menjadi simbol kebesaran Keraton Surakarta.
Sementara itu, Ketua NPC Indonesia Senny Marbun menegaskan bahwa Indonesia harus menjadi juara umum pada APG 2022 dengan target membawa pulang 105 medali emas. Kendati begitu, untuk mewujudkannya bukan hal mudah karena kontingen Thailand selaku rival terberat akan mengirimkan 312 atlet sedangkan Indonesia hanya 210 atlet. Thailand merupakan juara umum pada enam perhelatan APG termasuk saat di Solo 11 tahun lalu.
Senny telah menambah kekuatan atlet Indonesia sebanyak 111 orang lagi hingga totalnya menjadi 321 orang. Semoga dengan penambahan kekuatan itu, target juara umum bisa terwujud seperti yang diraih sebelumnya saat APG 2017 di Kuala Lumpur dan APG 2014 di Naypydaw, Myanmar.
[indonesia.go.id]


Leave a Reply