Injil di Istana-Istana

<

Jawab Agripa: “Hampir-hampir saja kauyakinkan aku menjadi orang Kristen!” Kisah Para Rasul 26:28

Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan, kebenarannya tidak mungkin ditolak meskipun di hadapan kepala pemerintahan.

Firman Tuhan menulis, raja Herodes Agripa (cucu Herodes Agung) yang mendengar kesaksian rasul Paulus, sulit untuk menolak kebenaran kesaksian tersebut, yaitu Injil Kristus, dan ia mengaku hampir saja ia diyakinkan menjadi pengikut Kristus.

Ya, setiap kali Injil diberitakan, kepada siapa saja, ia tidak akan kembali dengan sia-sia! Injil adalah kekuatan dan kuasa Allah, maka setiap kali diberitakan memiliki kuasa yang sulit ditolak, karena isinya terbukti benar!

Mengapa ada orang marah ketika Injil disaksikan kepadanya? Karena berita itu benar dan memiliki kuasa kebenaran! Jika Injil yang disaksikan terus menerus ditolak, maka yang menolak bukanlah orang yang dipilih dan ia sedang menuju kepada kebinasaan.

Kita sebagai pengikut Kristus, disebut Kristen, yang telah dipanggil keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib, dituntut untuk beritakan, saksikan Injil Kristus kepada siapapun yang Kristus ingin diselamatkan.

Jangan punya sikap atau pendirian yang sering menjadi ragu-ragu atau takut ketika harus beritakan Injil, meskipun kepada raja di istana. Raja sekalipun membutuhkan keselamatan dan hidup kekal, dan hal itu diperoleh karena menyambut Injil dalam hidupnya.

Hindari sikap, ketika bertemu seseorang yang berbeda iman, pejabat bahkan kepala pemerintahan, leher terasa tercekik, lidah terkunci, dan bungkam seribu bahasa tak mampu dan tak berani beritakan siapakah Yesus itu!

Buktikan, ketika Injil disaksikan, sehebat apapun hati seseorang ia akan percaya, dan berdoa, tidak hanya percaya tetapi juga bersedia menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya secara pribadi.

READ  Masyhurkanlah Injil

Salam Injili

Pdt. DR. Ronny Mandang, MTh.

Ketum PGLII – Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*