Keluarga Didasari Oleh Firman Tuhan Akan Bertumbuh

/script>

Kesetaraan dalam hubungan pernikahan merupakan prinsip yang penting dalam rumah tangga. Sesuai firman Tuhan dalam Alkitab, suami dan istri dianggap memiliki nilai yang sama di hadapan Allah dan memiliki tanggung jawab bersama dalam membangun hubungan rumah tangga yang sehat serta memimpin keluarga dengan bijaksana.

Kitab Suci sebagai pedoman, kesetaraan dalam hubungan perkawinan didasari oleh prinsip-prinsip kasih, penghormatan, saling mengasihi dan saling mengampuni seperti yang diajarkan dalam iman percaya kepada Tuhan Yesus. Pasangan suami istri diajarkan untuk saling mengasihi dengan penuh pengertian dan kesetiaan, serta untuk memiliki sikap pelayanan dan pengorbanan satu sama lain.

Firman Tuhan menegaskan bahwa suami adalah kepala keluarga, tetapi kepemimpinan suami tidak bermakna superioritas. Sebaliknya, kepemimpinan suami diartikan sebagai tanggung jawab untuk melayani dan melindungi istri dan anak-anak dengan penuh kasih seperti Kristus yang memberikan diri-Nya bagi gereja.

Kesetaraan ini membawa implikasi yang kuat terhadap dinamika hubungan suami istri dalam rumah tangga Kristen. Kedua pasangan dihormati, didukung, dan didorong untuk berkembang secara pribadi dan rohani. Mereka berbagi tanggung jawab dalam mengelola rumah tangga, mendidik anak-anak agar mengenal Allah dan takut akan Tuhan, serta memutuskan bersama hal-hal penting yang melibatkan keluarga.

Keunikan dalam berperan dan berfungsi pada keluarga Kristen, kesetaraan dalam hubungan rumah tangga membawa konsep saling tunduk seperti yang diajarkan oleh Rasul Paulus dalam Perjanjian Baru. Saling tunduk tidak berarti salah satu pihak harus menindas pihak lain, tetapi menunjukkan sikap penghormatan dan kerjasama antara suami dan istri dalam memimpin keluarga sesuai dengan kehendak Tuhan.

Efesus 5

22 Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan,
23 karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh.
24 Karena itu sebagaimana jemaat tunduk kepada Kristus, demikian jugalah isteri kepada suami dalam segala sesuatu.
25 Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya

Praktikkan di rumah prinsip-prinsip ini, maka dapat menciptakan lingkungan yang penuh dengan keharmonisan, kasih dan damai sejahtera dalam hubungan keluarga dan dalam membesarkan anak-anak. Suatu keluarga yang didasari oleh firman Tuhan akan menjadi tempat di mana setiap anggota rumah tangga merasa bertumbuh, dihargai, didukung, dan memiliki kesempatan untuk berkembang sesuai dengan rencana Tuhan.

READ  Trip Lee Berhenti Menjadi Pendeta Di Musim Berbeda

Pro Ecclesia Et Patria

Antonius Natan | Dosen STT LETS | Fasilitator Bapa Sepanjang Kehidupan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*