Jakarta, legacynews.id – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia, Raja Juli Antoni menerima Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia PP. PEWARNA Indonesia yang melakukan anjangsana di kantor kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) Rabu (4/10/2023), Pukul 13.30 WIB bertempat di Lantai 5 Gedung ATR/BPN, Jl. Sisingamangaraja No. 2 Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Sebelum menyampaikan maksud dan tujuan audensi tersebut terlebih dahulu memperkenalkan apa itu PEWARNA Indonesia serta rekan-rekan Pengurus yang turut hadir siang itu itu.
Dalam kesempatan pertemuan tersebut Yusuf Mujiono Ketua Umum Pewarna Indonesia mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan Wakil Menteri ATR/BPN yang berkenan menerima Pengurus PEWARNA Indonesia.
Lebih lanjut, Yusuf Mujiono menyampaikan terkait dengan program yang akan dilangsungkan yaitu Rapat Kerja Nasional PEWARNA Indonesia yang akan dilangsungkan pada tanggal 11 November 2023 di Jepara, Jawa Tengah. Di mana dalam rakernas tersebut juga akan dibarengkan dengan kegiatan dengan Festival Bondo yang berlangsung pada tanggal 8 hingga 10 November 2023.
Untuk itu PEWARNA sebagai lembaga pers yang bertanggung jawab dengan persoalan edukasi masyarakat maka di kesempatan tersebut mengundang dan mengharapkan support dari Wamen ATR/BPN untuk dapat hadir menjadi nara sumber dalam seminar tentang pentingnya legalitas terutama sertifikat rumah-rumah ibadah dan yayasan-yayasan terkait rumah ibadah.
Raja Juli Antoni Wamen ATR yang juga Sekjen Partai Solidaritas Indonesia merespons positif permohonan PEWARNA dan segera meminta staf untuk mencatat serta mengagendakan acara tersebut. Selain itu Wamen juga mengapresiasi peran dari semua pihak termasuk PEWARNA yang memperjuangkan masyarakat akan pentingnya sertifikat rumah-rumah ibadah.
“Saya mengucapkan terimakasih untuk kepedulian dari teman teman dan semua masyarakat yang membantu tugas kami dalam penyelesaian tentang sertifikat tanah termasuk sertifikat rumah-rumah ibadah, dengan harapan Oktober 2024 semua urusan tanah bisa selesai”, tukas Wamen berharap.
Dalam audiensi juga membahas permasalahan pertanahan secara khusus tanah-tanah milik gereja yang acapkali menjadi permasalahan. Wamen berharap penyelesaian permasalahan pertanahan gereja diurus secara kolektif melalui Majelis Sinode masing-masing gereja. Wamen juga mengharapkan ada pendataan yang akurat terhadap tanah-tanah gereja secara lengkap sehingga penanganannya dilakukan lebih efektif dan efisien.
Segera setelah didata permasalahan tanah gereja yang ada segera dibahas dan pembahasannya dilakukan melalui sarana Zoom Meeting sehingga memangkas biaya-biaya besar yang akan timbul. Dan setiap dua minggu dilakukan progress perkembangan pengurusan tanah-tanah tersebut. Menjadi tanggung jawab Negara hadir turut menyelesaikan permasalahan yang ada di bidang pertanahan di gereja.
Hadir dalam kesempatan tersebut mendampingi Ketua Umum PEWARNA Indonesia yaitu Pengurus Pusat di antaranya: Albert Muntu Bendum, Tenny Deen Departemen Kerohanian dan Pelayanan Masyarakat, Rico Marbun Departemen Media dan Ekonomi Kreatif, Sugiyanto Departemen Sertifikasi dan Kompentensi, Nick Irawan Departemen Penelitian dan Pengembangan, Grolus Sitanggang Departemen Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan serta KSB Pengurus Daerah Provinsi DKI Jakarta PEWARNA Indonesia yaitu Anthony Mulia Ermando selaku Ketua, Johan Sopaheluwakan selaku Sekretaris, dan Johanes Paulus R. Senduk selaku Bendahara.
(Johan S)


Leave a Reply