Program Penerimaan Mahasiswa Baru-Politeknik Pariwisata

/script>

Ilustrasi. Sekolah pariwisata akan menjadi pilihan baik seiring meningkatnya dunia pariwisata. DISPAREKRAF Provinsi Banten

Sebanyak 3.805 kuota disediakan bagi mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan di enam Poltekpar di bawah naungan Kemenparekraf.

Jakarta, legacynews.id – Tren industri pariwisata ke depan amat menjanjikan. Peluang usaha untuk menjadi chef restoran/hotel, pengelola hotel, manajemen konvensi dan meeting hingga agen perjalanan wisata masih cukup terbuka.

Untuk itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) kembali membuka program Penerimaan Mahasiswa Baru-Politeknik Pariwisata (PMB-Poltekpar) tahun akademik (2023/2024).

Sebanyak 3.805 kuota disediakan bagi mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan di enam poltekpar di bawah naungan Kemenparekraf. Adapun jadwal pendaftaran PMB Poltekpar resmi dibuka mulai 13 Februari 2023 hingga 27 Mei 2023. Sementara itu, proses seleksi akan berlangsung pada 5 sampai 9 Juni 2023.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dalam peluncuran program PMB-Poltekpar di sela-sela “Weekly Brief with Sandi Uno”, di Jakarta, Senin (13/2/2023), mengatakan bahwa sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu kunci utama dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif. Khususnya, dalam mendorong kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja.

Oleh karena itu, PMB-Poltekpar tahun akademik 2023/2024 dibuka untuk menjaring calon SDM pariwisata terbaik untuk dididik menjadi insan hospitality yang unggul untuk mampu bekerja dan berwirausaha.

“Poltekpar lulusannya semua terserap industri dan sebagian ada yang menjadi tourismpreneur, technopreneur, dan sociopreneur. Oleh karenanya, kita terus menggalakkan untuk kuliah di poltekpar saja,” kata Menparekraf Sandiaga.

Sejurus dengan PMB-Poltekpar kali ini, total kuota mahasiswa baru yang tersedia sebanyak 3.805 untuk enam poltekpar yang ada di bawah naungan Kemenparekraf. Yakni, Poltekpar NHI Bandung, Poltekpar Bali, Poltekpar Medan, Poltekpar Makassar, Poltekpar Palembang, dan Poltekpar Lombok.

READ  Danau Kawah Hasil Letusan Purba Tak Terjamah Tangan Manusia

Program studi yang ditawarkan, antara lain, hospitality, kepariwisataan, perhotelan, tata boga/seni kuliner, perjalanan, serta pengelolaan konvensi dan acara mulai dari jenjang D3, D4, hingga S2. Ada dua jalur penerimaan mahasiswa baru untuk politeknik pariwisata tersebut.

Pertama, adalah melalui seleksi bersama masuk politeknik pariwisata yang berada di lingkungan Kemenparekraf. Yaitu, pendaftaran dan seleksi dilakukan secara bersama dan terintegrasi antara Poltekpar NHI Bandung, Poltekpar Bali, Poltekpar Medan, Poltekpar Makassar, Poltekpar Palembang, dan Poltekpar Lombok.

Kedua, seleksi mandiri masuk politeknik pariwisata (SBM-Poltekpar). Yakni, seleksi penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan secara mandiri oleh Politeknik Pariwisata di bawah naungan Kemenparekraf sesuai dengan tahapan seleksi yang telah ditetapkan secara mandiri.

A. Berikut ini syarat dan alur mengikuti SBM Politeknik Pariwisata:

  • Lulusan SMA/SMU/SMK/MA/MAK atau yang setara;
  • Melakukan registrasi awal;
  • Membayar biaya pendaftaran;
  • Mengisi formulir pendaftaran;
  • Mencetak kartu peserta seleksi.

B. Tata Cara Mengikuti Pendaftaran SBM-Poltekpar:

  • Calon peserta melakukan registrasi awal, dengan mengisi formulir registrasi awal yang telah disediakan melalui menu “Daftar”;
  • Untuk memastikan alamat email yang digunakan valid, maka pendaftar akan menerima OTP melalui email dengan mengklik “Kirim OTP”;
  • Isikan OTP yang dikirim melalui email;
  • Lengkapi formulir registrasi awal, lalu klik “Daftar”;
  • Calon peserta akan menerima email (1) yang berisi nomor virtual account untuk melakukan pembayaran, (2) yang berisi informasi username (nomor pendaftaran) dan password;
  • Untuk memperlancar pembayaran sebaiknya dilakukan melalui bank yang mengeluarkan virtual account;
  • Jika telah melakukan pembayaran, calon peserta wajib melengkapi data pendaftaran dengan cara login melalui menu “Sign In”;
  • Calon peserta mengunggah pas foto untuk kartu peserta seleksi (KPS);
  • Calon peserta diwajibkan untuk segera mengunduh/mencetak KPS yang akan dipakai sebagai bukti keikutsertaan dalam SBM-Poltekpar;
  • Selama menunggu pelaksanaan ujian, peserta dapat mengecek jadwal pelaksanaan ujian yang akan disampaikan melalui laman resmi SBM-Poltekpar Kemenparekraf  https://sbmptnp.kemenparekraf.go.id/. Untuk itu, disarankan untuk selalu memantau laman SBM-Poltekbar untuk  mengetahui informasi terbaru.
READ  LPP TVRI Buka Kesempatan Menjadi Jajaran Pimpinan TVRI

C. Pilihan Program Studi dan Lokasi Seleksi:

  • Setiap calon peserta dapat memilih tiga program studi dari enam politeknik pariwisata;
  • Setiap calon peserta wajib membaca dan memahami persyaratan kesehatan atas program studi yang akan dipilih (persyaratan kesehatan dapat dilihat pada buku pedoman pendaftaran);
  • Setiap calon peserta dapat memilih sendiri lokasi seleksi/ujian berdasarkan lokasi politeknik pariwisata di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf;
  • Urutan pilihan program studi menyatakan prioritas pilihan;
  • Daftar program studi SBM-Poltekpar dapat dilihat pada menu prodi.

Pada saat registrasi awal, hanya disediakan satu pilihan program studi (pilihan 1), pilihan 2, dan 3 dilakukan pada saat melengkapi data pendaftar dan program studi pilihan 1 tidak dapat diubah/diganti kecuali pilihan 2 dan pilihan 3.

D. Biaya yang dibebankan pada calon peserta adalah:

  1. Biaya Pendaftaran,

Biaya pendaftaran bagi pendaftar Warga Negara Indonesia (WNI) adalah sebesar Rp250.000.
Biaya Pendaftaran bagi pendaftar Warga Negara Asing (WNA) adalah sebesar Rp1.000.000

  1. Biaya Pemeriksaan kesehatan,

Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan oleh masing-masing peserta pada lembaga pemeriksa kesehatan di daerah masing-masing, biaya pemeriksaan tergantung dari masing-masing lembaga pemeriksa kesehatan. (indonesia.go.id)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*