Radikalisme Global Adalah Ancaman Bagi Bangsa Indonesia

<

Jakarta, legacynews.id – Jika memang ada radikalisme merupakan ancaman bagi kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Namun siapakah kelompok radikal yang menjadi ancaman bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia? Apakah kelompok yang bertentangan dengan hukum dan bertentangan dengan Pancasila, UUD1945 adalah ancaman?. Dan seberapa besar kekuatannya sehingga mampu menjadi ancaman?

Untuk mengetahui siapa pengikut kelompok radikal yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945, tentunya kita harus mempelajari kembali sejarah terbentuknya bangsa Indonesia dan lahirnya Pancasila.

Mari pahami sidang-sidang BPUPKI yang melahirkan Pancasila dan UUD 195. Mereka adalah pendiri bangsa yang beragama Islam, Katolik, Kristen, Hindu dan Budha. Pada masa kemerdekaan merupakan sebuah kesepakatan luhur untuk melahirkan bangsa Indonesia yang merdeka.

Sebuah kesepakatan menempatkan Pancasila sebagai landasan fundamental ideologi bangsa Pancasila sebagai wadah ideologi atau tolak ukur ideologi yang disepakati diterima bagi warganegara Indonesia.

Negara Indonesia berdiri dari sebuah kesepakatan tulus, saling menghormati dan menghargai perbedaan Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan. Perwakilan para pendiri negara yang merupakan kelompok radikal serta menentang keras penjajahan di Indonesia.

Penganut ideologi Pancasila yang radikal yang merupakan mayoritas pendukung utama kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia diikuti juga oleh kelompok ideologi radikal beragama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu. Kecuali kelompok radikal yang bertentangan dengan Pancasila tidak ikut menandatangani perjanjian luhur bangsa Indonesia.

Mereka Adalah kelompok radikal ideologi komunis yang ateis. Tidak setuju Indonesia berdaulat.

Saat ideologi dipahami sebagai tata nilai kebenaran yang dianut, maka semua ideologi akan membawa penganutnya pada sikap hidup mendasar atau radikal, atas tata nilai kebenaran yang dianut. Disinilah peranan Pancasila saat disepakati sebagai landasan fundamental ideologi.

READ  Menag Dalam International Seminar on Islamic Education & Peace

Sebagai tolak ukur dan batasan yang boleh berkembang di Indonesia. Pancasila sebagai titik temu kepentingan bersama penganut ideologi. Inilah makna Pancasila sebagai landasan fundamental ideologi bangsa.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*