Suami Isteri Menjadi Sumber Inspirasi Spiritual Bagi Komunitas

/script>

“Pemeliharaan Allah Bapa dalam Pernikahan: Suami Isteri Menjadi Sumber Inspirasi Spiritual Bagi Keluarga dan Komunitas”

Jakarta, legacynews.id – Pernikahan diawali dengan janji nikah, membawa Allah dalam kehidupan suami dan isteri. Maka pernikahan lebih dari sekadar persatuan dua individu, tetapi juga menjadi satu dengan Allah Bapa, dengan Tuhan hadir dalam hubungan mereka. Pemeliharaan Allah Bapa dalam pernikahan adalah penting, karena itu suami isteri menjadi sumber inspirasi spiritual bagi keluarga dan komunitas. Mari bahas pentingnya pemeliharaan Allah Bapa dalam pernikahan dan menyoroti beberapa ayat Kitab Suci yang mendukung konsep ini.

  1. Mengutamakan Hubungan dengan Tuhan

Pasangan Kristen yang ingin memelihara kehidupan rohani dalam pernikahan mereka harus mengutamakan hubungan dengan Tuhan. Ayat Alkitab dalam Filipi 2:13 mengingatkan kita bahwa “Sebab Allah sendirilah yang bekerja di dalam kamu, baik kemauan maupun pekerjaan, sesuai dengan kerelaan-Nya.” Dalam mengarungi hidup berumah tangga, pasangan harus menyadari dan membiarkan Roh Kudus bekerja dalam hidup mereka, membimbing mereka dalam segala hal.

  1. Doa Bersama

Doa adalah komunikasi spiritual dengan Allah Bapa di Sorga dan merupakan alat yang kuat dalam pemeliharaan rohani dalam pernikahan. Suami dan isteri harus mengenal pentingnya berdoa bersama sebagai pasangan. Dalam Matius 18:20, Yesus berkata, “Karena di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.” Ayat ini mengingatkan kita bahwa ketika pasangan Kristen berdoa bersama dan mengundang Kristus untuk hadir, akan mengalami kekuatan dan pembaharuan dari bersekutu dalam doa.

  1. Menghidupi Firman Tuhan

Pemeliharaan Allah Bapa dalam pernikahan juga mempraktikkan hidup sesuai dengan firman Tuhan. Yakobus 1:22 mengingatkan kita untuk “melakukan firman dan bukan hanya mendengarkannya saja.” Sebagai suami dan isteri harus membaca, mempelajari, dan mengamalkan firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan melibatkan firman Tuhan dalam kehidupan, suami isteri berada di jalur yang benar dan akan mendapatkan kebijaksanaan serta pemahaman yang diperlukan untuk menghadapi tantangan hidup. 

  1. Bergabung dengan Komunitas Kristen
READ  Film Animasi 'The Bad Guys' Ajarkan Anak-Anak Periksa Karakter

Kelompok sel dan pemuridan adalah tempat bagi suami dan isteri untuk didorong dan dikuatkan dalam pemeliharaan kehidupan rohani keluarga. Ibrani 10:25 mengingatkan kita untuk “tidak meninggalkan pertemuan-pertemuan kita, seperti biasa beberapa orang, tetapi saling menasehati, dan semakin giat melakukannya sejauh kamu melihat, bahwa hari Tuhan semakin dekat.” Bergabung dengan gereja lokal dan kelompok pernikahan seperti marriage encounter, strong marriage dll dapat memberikan dukungan, dorongan, dan pemahaman yang diperlukan untuk memelihara keintiman dengan Tuhan serta keintiman perkawinan.

  1. Mengorbankan Diri untuk Pasangan

Keharmonisan dan kerukunan harus diperjuangkan, sehingga kehidupan rohani dalam pernikahan menekankan sikap mengorbankan diri untuk pasangan. Efesus 5:25 mengatakan, “Hai suami-suami, kasihilah isterimu sama seperti Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya.” Suami dan isteri harus saling mengasihi dan mengorbankan diri seperti kasih Kristus kepada gereja. Hal ini berarti menghormati, mendukung, dan melayani pasangan, mengorbankan kepentingan pribadi untuk kebaikan bersama.

Pemeliharaan Allah Bapa dalam pernikahan Kristen memiliki dampak yang dalam dan signifikan bagi suami isteri dan keluarga mereka. Dengan menjunjung nilai-nilai rohani, memprioritaskan hubungan dengan Tuhan, berdoa bersama, hidup sesuai dengan firman Tuhan, bergabung dengan kelompok sel dan pemuridan, serta mengorbankan diri untuk pasangan. Suami isteri dapat menjadi sumber inspirasi spiritual bagi keluarga dan lingkungan sekitar. Pernikahan yang diperkaya dengan keintiman dengan Allah Bapa dalam doa akan memiliki fondasi yang kuat dan dapat mengatasi berbagai tantangan yang datang, serta mengalami kebahagiaan sesungguhnya dalam kasih Kristus.

Pro Ecclesia Et Patria

Antonius Natan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*