GEREJA BERHENTILAH MENDIDIK GENERASI MUDA HANYA MENJADI PENYEMBAH
![]()
1 Samuel 17:33 (TB2) Tetapi, kata Saul berkata kepada Daud, “Engkau akan sanggup bertarung menghadapi orang Filistin itu, sebab engkau masih muda, sedang dia sejak muda sudah menjadi prajurit.”
Gereja yang berkepala Kristus patut menjadi eksistensinya sebagai gereja misioner, artinya gereja yang mengutus. Karena itu, gereja membutuhkan murid dan misionaris yang disiapkan untuk ditempat di dunia kerja dan di segala bidang. Gereja yang hanya fokus pada pujian dan penyembahan, yang membuka kelas-kelas penyembahan, meski tidak salah, namun fokus jugalah pada apa tugas dan panggilan gereja di dunia yang telah jatuh ke dalam dosa ini?
Tak dapat disangkal generasi muda suka dengan tongkrongan, musik dan gadget, karenanya jika di gereja suka dengan nyanyian-nyanyian yang progresif dan kontemporer. Namun, disinilah peran gereja, setelah generasi muda mulai menyukai beribadah di gereja, bimbing dan bentuklah generasi mudanya untuk mulai melihat tugas dan tanggung jawabnya di hadapan Kristus. Generasi muda adalah generasi penerus dari kekuarga, gereja dan bangsa, maka arahkanlah generasi muda untuk melihat seperti apa gereja diutus ke dunia oleh Kristus? Maka, pada bagian itulah generasi muda mulai diajak keluar untuk hadir sebagai terang dan garam Kristus, di berbagai bidang kehidupan.
Mengapa demikian? Begini, jika gereja hanya fokus membentuk generasi muda menjadi pemusik dan penyembah, maka gereja kehilangan generasi penerusnya untuk hadir di ruang-ruang publik yang agak laen dengan dunia generasi muda du gerejanya.
Sebaiknya gereja berhentilah hanya fokus menjadikan generasi muda betah di dalam gereja sendiri, ia harus tampil menjawab tantangan dunia yang berubah cepat, untuk menjangkau generasi muda lainnya yang belum mengenal Kristus. Cermati bagaimana Daud yang muda tidak diperhitungkan lawan Goliat, namun karena ia berani Goliat dikalahkan. Hebat bukan generasi muda seperti itu? Berhenti didik generasi muda hanya jadi penyembah.
Salam Injili,
Pdt. DR. Ronny Mandang, MTh.
Ketua MAPER PGLII
Majelis Pertimbangan – Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia

Leave a Reply