Gelombang Keempat Dimulai Dengan Dominasi Subvarian BA.4

/script>

 

Warga berfoto di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Pinisi di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (19/7/2022). Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mangatakan bahwa untuk standar Badan Kesehatan Dunia (WHO), tingkat transmisi atau penularan COVID-19 di Jakarta sudah mencapai level 3 sementara transmisi secara keseluruhan untuk Indonesia masih di level 1. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Kendati demikian, proteksi vaksinasi masih cukup tinggi untuk mencegah pasien Covid-19 mesti dirawat di rumah sakit atau meninggal dunia. Ia mengatakan, data menunjukkan bahwa pasien Covid-19 yang paling banyak meninggal adalah orang yan belum divaksinasi atau baru divaksinasi satu dosis.

Sedangkan, Menteri Budi menegaskan, pasien yang sudah divaksinasi dua dosis maupun tiga dosis atau booster tingkat fatalitasnya berada di bawah pasien yang belum divaksinasi. “Sehingga disarankan masyarakat tetap cepat-cepat saja di-booster karena walaupun ada kemungkinan terkena tapi booster itu terbukti mampu melindungi kita untuk tidak masuk rumah sakit dan kalau toh pun masuk rumah sakit, tingkat fatalitasnya akan sangat rendah,” ujar dia.

Terkait tingkat keterisian rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) pada gelombang pandemi kali ini, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro pada 15 Juli 2022 menyebut adanya kenaikan di RS rujukan Covid-19, dalam satu pekan terakhir. Tercatat, BOR sampai 13 Juli 2022 sebesar 3,22 persen, atau naik 0,31 persen sejak Juni 2022.

Sementara itu, pada konferensi pers sebelumnya, pada 13 Juli 2022, Juru bicara Satgas Covid-19 Profesor Wiku Adisasmito mengungkapkan bahwa kenaikan kasus aktif di tanah air terjadi hingga lebih dari 23 ribu kasus, atau naik hingga empat kali lipat. Dia juga mengingatkan, jumlah kasus positif harian mengalami peningkatan hingga enam kali lipat dibanding bulan lalu.

READ  Lulusan Pelatihan Keterampilan Lanjut Ke Perguruan Tinggi

Tren kenaikan juga terjadi pada positivity rate mingguan. Jika bulan lalu angkanya masih berada di 3,71 persen, pada pekan kedua Juli sudah naik menjadi 5,12 persen. “Angka tersebut sudah melewati standard WHO, yakni 5 persen,” tegas Profesor Wiku.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*