1 Timotius 4:16 TB2 “Awasilah dirimu sendiri dan ajaranmu . …..”
Kevin J. Vanhoozer di buku The Drama of Doctrine: A Canonical Liguistik Approach to Christian Theology menulis perihal doktrin, gereja dan anggota jemaat.
Ia mengutip Allan Wolfe yang berkata: “Gereja-gereja Injili kehilangan doktrin karena gereja-gereja itu ingin menarik anggota-anggota baru. Gereja-gereja aliran utama kehilangan doktrin karena gereja-gereja itu ingin menahan jumlah anggotanya yang makin menurun“.
Mengapa harus sampai kehilangan doktrin, padahal hal itu yang mengikat gereja dengan Kepalanya yaitu Kristus?
Tidak ada tugas lain yang lebih mendesak dari gereja selain doktrin yang menghasilkan pemahaman iman dengan hidup secara benar bersama orang lain di hadapan Kristus.
Doktrin adalah bagian vital dari kelangsungan gereja, penolong yang vital untuk kesaksian Kristen.
Artinya, doktrin adalah penolong untuk membangun kehidupan Kristen yang benar. Doktrin bersangkut paut dengan masa depan gereja!
Berhati-hatilah dengan para pemimpin gereja yang kerap mengumbar kalimat, “Khotbah tidak usah terlalu doktrinal!”.
Ketika menyebut “Tuhan Yesus baik!” Itu sudah doktrin!
Paulus benar, awasi dirimu (awasi gereja) dan awasi juga doktrinmu (doktrin gereja), dan ajarkanlah kepada anggota gereja untuk hidup benar karena doktrin.
Salam Injili
Pdt. DR. Ronny Mandang, MTh.
Ketum PGLII – Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia


Leave a Reply