Kristus Beri Teologi Injili Bukan Untuk Menciptakan Ilmuwan Injili

/script>

KRISTUS BERI TEOLOGI INJILI BUKAN UNTUK MENCIPTAKAN ILMUWAN INJIL, TETAPI UNTUK MENJADI NAPAS KEHIDUPAN PENGINJIL

namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Hidup yang sekarang aku hidupi secara jasmani adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku..” Galatia 2:20 (TB2)

Rasul Paulus meskipun ia murid Prof. Gamaliel dari Universitas Tarsus, hebat dalam ilmu, namun ketika ia dipilih Kristus, hidupnya bukan untuk dirinya lagi atau ilmunya lagi, ia mengalami hidup baru dalam Kristus yang berada dalam dirinya.

Karena itu teologi Injili yang Kristus beri bukan untuk menciptakan ilmuwan Injil, sebatas ilmu.

Tentu saja menjadi berilmu dalam berteologi sangat penting, namun ia tidak berhenti sampai di situ saja, ia harus menjadikan teologi Injili sebagai napas kehidupannya dan untuk diberitakan.

Teologi Injili yang muncul dari napas kehidupan baru membawa pendosa pada Kristus.

Salam Injili.

Pdt. DR. Ronny Mandang, MTh.

Ketum PGLII – Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia

READ  JANGAN MAU PEKERJAAN YANG SELALU MUDAH

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*