MENGAPA BANGSA-BANGSA RUSUH?

/script>


Mazmur 2:1 (TB2) “Mengapa rusuh bangsa-bangsa, …”

Matius 24:6 (TB2) Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang…”

Berbagai kerusuhan terjadi dilatari karena masalah SARA, pemilu, imigran, hidup tanpa Allah, tanpa hukum, dan yang terakhir adalah “ketidakadilan“. Keadilan di suatu negara umumnya dijamin dalam suatu undang-undang atau konstitusi, namun ketika pemerintah atau pemimpin hanya menjanjikan dalam bahasa retorika namun gagal mewujudkan menjadi suatu fakta yang bermasa depan, ketidakadilan mulai dirasakan dan terus merebak ke tengah masyarakat, siap meledak.

Pengaruh gadget seperti suatu senjata perlawanan yang dapat menggalang dan mengerakkan masyarakat bergerak dari demo damai hingga anarkis, bahkan menggulingkan suatu pemerintah yang sah, contoh peristiwa di Nepal.

Beberapa waktu lalu, dunia menyaksikan generasi muda Hongkong melalu demonstrasi (demo); di Amerika demo antar partai dan ras, di Inggris demo menolak imigran, Prancis demo imigran, Australia demo menolak imigran, Indonesia demo atas anggapan ketidakadilan, dan demo-demo lainnya di berbagai bangsa dan negara. Berbagai demonstrasi yang diatasi oleh aparat keamanan secara represif, hanya akan menimbulkan demo anarkis, semua pihak di rugikan.

Mengapa bangsa-bangsa rusuh ? Yesus telah memberitahu, kita akan mendengar deru dan kabar perang. Sejarah dunia dipenuhi kisah perperangan yang beragam. Maka, marilah kita memahami dunia tidak akan menjadi dunia yang tanpa kejahatan, tanpa kerusuhan dan tanpa perang. Ketika kasih semakin dingin, kemarahan akan melonjak-lonjak tak terkendali. Dosa di dunia akan semakin matang!

Karena itu, apa dan bagaimana sikap para pengikut Kristus ketika dunia dilanda berbagai kerusuhan dan perang? Ingat suatu nyanyian lama, Zaman sekarang berjagalah / Lihat dunia bergelora / Kedengaran  sini sana / Banyak kabar menggemparkan / Berlindunglah dalam Sabda Allah ya, waktu kedatangan Yesus cepat atau lambat pasti tiba juga, mari berlindung dalam Sabda Allah. Mari tetap setia dan giat memberitakan Injil agar semakin banyak orang yang sedang berjalan dalam kegelapan, menjadi barisan pengikut Kristus. Ketika waktunya tiba, semua kan bersama Kristus dalam kekekalan.

READ  Laki-Laki Melawan Ketergantungan Pada Pornografi

 

 

Salam Injili,

Pdt. DR. Ronny Mandang, MTh.

Ketua MAPER PGLII

Majelis Pertimbangan – Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*