Penginjil Dengan Kesembuhan Ilahi Yang Menipu

<

“Sebab akan muncul penyelamat-penyelamat palsu dan nabi-nabi palsu. Mereka akan mengerjakan perbuatan-perbuatan yang luar biasa, dan keajaiban-keajaiban untuk menipu, kalau mungkin, umat Allah juga.” Matius 23:24 BIMK 

Ini bukan kisah yang mengada-ada, karena terjadi di banyak peristiwa di kebaktian kebangunan rohani, yakni adanya penginjil KKR yang dilihat sanggup melakukan demonstrasi kesembuhan ilahi; orang pincang berjalan tegak, orang buta melihat, tuli mendengar, kanker disembuhkan dan lain sebagainya.

Tetapi semua itu merupakan adegan tipuan yang telah diatur sebelumnya, tentu melalui team khusus yang mengaturnya.

Jadi tidak ada yang benar-benar sembuh atau tidak ada yang benar-benar alami mujizat.

Orang-orang yang mengaku dijamah, disembuhkan secara ilahi, sebenarnya hanyalah pura-pura belaka, sudah diatur sebelumnya berakting seperti itu.

Mengapa hal-hal yang seperti itu bisa terjadi? Karena banyak orang Kristen yang tidak belajar firman Tuhan, tidak menguji roh, atau memang hal-hal yang berhubungan dengan kesembuhan ilahi atau mujizat adalah hal-hal yang dianggap sangat spektakuler dan hebat.

Berhati-hatilah dengan jenis penginjil yang model seperti ini, sebab tujuannya sebenarnya cari uang dengan membohongi umat yang tidak cerdas.

Kami tidak bermaksud mengatakan bahwa kesembuhan ilahi itu tidak ada.

Kesembuhan ilahi atau mujizat harus diakui memang ada dan akan terus terjadi.

Yang perlu dikritisi adalah, upaya-upaya nabi palsu, penginjil palsu yang membuat keajaiban demi keajaiban untuk menipu!

Tujuannya pasti cari uang dengan membodohi umat Kristen yang tidak kuat dalam pengajaran firman.

Semoga kita tidak kecewa, karena selama ini kita bilang pastor/penginjil adalah pahlawan kita, ternyata ia adalah palsu dan penipu, tidak pernah diutus Kristus.

Salam Injili

Pdt. DR. Ronny Mandang, MTh.

READ  Makna Api Injil Terus Menyala

Ketum PGLII – Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*