Penginjil Seharusnya Tidak Berada Di Tempat Yang Nyaman


Saudara-saudara, kerinduan hatiku dan doaku kepada Allah ialah, supaya mereka diselamatkan Roma 10:1 (TB2)

Hidup orang Kristen harus berpadanan dengan Injil, maka ia disebut kaum Injili.

Sebagai kaum Injili ia beritakan Injil.

Beritakan Injil tidak hidup untuk diri sendiri tetapi untuk Kristus.

Rasul Paulus bersaksi ia kerap didera, alami bahaya, kelaparan, kehausan, berpuasa, kedinginan, tanpa pakaian (2.Kor 11:24-27) itulah penginjil.

Penginjil seharusnya tidak berada di tempat nyaman, kerja untuk diri sendiri, utamakan kesehatan, hindari konflik dengan yang berbeda agama karena beritakan Injil.

Tuhan Yesus tidak perintahkan penginjil hidup nyaman tanpa masalah, hati dan doanya agar orang lain diselamatkan termasuk yang beda agama.

Penginjil tidak menghibur orang yang sedang menuju neraka!

Lebih baik ia menderita agar orang lain diselamatkan, bukan cari aman-aman saja.

Penginjil yang hanya di tempat nyaman ia bukan Injili.

Salam Injili 

Pdt. DR. Ronny Mandang, MTh.

Ketum PGLII – Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia

READ  Kita Tanpa Injil Sama Dengan Kardus Kosong

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*