![]()
Rekomendasi dan Komitmen Konferensi Internasional Doa dan Penginjilan – Hari Doa Nasional IV 2025, 1-5 Juli 2025, di Sentani – Papua, di point 6.
Pelaksanaan Hari Doa Nasional (HDN) yang diinisiasi FUKRI, melalui HDN 2025 di Papua nampaknya akan semakin baik, bukan hanya dari sisi pelaksanaannya tetapi juga – dan hal ini justru yang penting – yaitu dari sisi keterlibatan gereja-gereja dan umat kristiani di Indonesia. Yaitu, disepakati perlunya Panduan Hari Doa Nasional yang berisi tentang bentuk tata ibadah, pokok-pokok doa, ayat-ayat Alkitab dan tata laksana yang akan digunakan di setiap HDN.
Gereja-gereja perlu menyambut secara positif adanya Panduan HDN, yang dapat digunakan secara serentak sesuai dengan pelaksanaan HDN. Sehingga diharapkan kedepannya, setiap pelaksanaan HDN dapat berjalan lebih terarah dan lebih melibatkan umat kristiani di berbagai provinsi, kota dan desa di seluruh Indonesia. Maka, ketika HDN sedang dilaksanakan di suatu kota di Indonesia, wilayah-wilayah lain dapat mengikuti secara bersamaan.
Namun suatu hal yang patut dicermati, FUKRI tidak saja ingin menekankan betapa pentingnya suatu Panduan dibuat, tetapi bagaimana nilai dan isi dari HDN benar-benar merupakan perwujudan dari gereja dan umat kristiani, bahwa kesatuan doa nasional akan menghasilkan jawaban-jawaban besar dari Tuhan Yesus Kristus. Doa mengubah segala sesuatu! Doa adalah jalan keluar dari beragam masalah! Doa adalah komunikasi yang indah antara Allah yang penuh kasih dengan manusia yang telah diselamatkan.
Salam Injili,
Pdt. DR. Ronny Mandang, MTh.
Ketua MAPER PGLII
Majelis Pertimbangan – Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia

Leave a Reply