Allah Menciptakan Manusia; Laki-laki dan Perempuan

/script>

Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

Jakarta, legacynews,id – Dalam beberapa tahun terakhir, operasi penegasan gender telah menjadi topik yang semakin menonjol di Amerika Serikat. Antara tahun 2016 dan 2020, terdapat total 48.019 operasi penegasan gender yang dilakukan, dengan peningkatan signifikan dari 4.552 operasi pada tahun 2016 menjadi puncak 13.011 pada tahun 2019, sebelum sedikit menurun menjadi 12.818 pada tahun 2020. Peningkatan ini mencerminkan perubahan dalam kesadaran masyarakat dan akses terhadap layanan medis yang lebih baik.

Pasien berusia 12–18 tahun menyumbang 3.678 orang atau 7,7% dari total operasi, dengan 87,4% menjalani mastektomi atau operasi dada dan 11,0% menjalani operasi genital. Data dari Komodo Health/ Reuters menunjukkan bahwa diagnosis disforia gender pada usia 6–17 tahun melonjak dari 15.172 pada tahun 2017 menjadi 42.167 pada tahun 2021. Operasi payudara atau dada tetap dominan, mencakup 56,6% dari semua prosedur, diikuti oleh operasi genital (35,1%) dan prosedur kosmetik lainnya (13,9%).

Hingga pertengahan 2025, 25 negara bagian AS telah melarang sebagian atau seluruh operasi penegasan gender bagi anak di bawah umur, antara lain Alabama, Arkansas, Florida, Texas, dan Virginia Barat. Larangan ini mencerminkan lanskap hukum yang beragam, memicu ketegangan antara hak pasien, standar praktik medis terkini, dan kebijakan publik di tingkat negara bagian dan federal

Perdebatan Etis

Operasi penegasan gender sering kali dikaitkan dengan peningkatan kualitas hidup dan penurunan disforia, depresi, serta kecemasan. Namun, terdapat perdebatan etis yang signifikan terkait dengan risiko penyesalan dan kerusakan mental serta fisik, seperti yang disoroti oleh kelompok detransitioner (orang yang menghentikan atau membalikkan proses transisi gender). Chloe Cole, misalnya, menjalani mastektomi (prosedur operasi untuk mengangkat sebagian atau seluruh jaringan pada payudara) ganda pada usia 15 tahun dan kini menuntut malpraktik, menyoroti risiko penyesalan mendalam. Foto bekas luka pascaoperasi yang dirilis oleh Gubernur Florida semakin memicu kekhawatiran tentang dampak jangka panjang dari operasi ini.

READ  Mengelola Keuangan & Menjaga Keharmonisan dalam Pernikahan

Dari perspektif iman Kristiani, isu ini dipandang melalui lensa ajaran Alkitab dengan merujuk pada ayat seperti Kejadian 1:27, (TB) Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Menegaskan penciptaan manusia dalam dua jenis kelamin: “laki-laki” (זָכָר, zakhar) dan “perempuan” (נְקֵבָה, neqevah). Zakhar berarti “jantan” dan berhubungan dengan ingatan, menandai penerus garis keturunan. Neqevah, yang berarti “wadah,” merujuk pada fungsi reproduktif dan kesuburan. Keduanya setara dan saling melengkapi, memproyeksikan kekuatan, kasih, kreativitas, dan relasionalitas sebagai bagian dari imago Dei.

Teolog seperti Stanley Hauerwas dan N.T. Wright telah menulis tentang pentingnya memahami tubuh dan identitas dalam konteks iman Kristen. Pandangan ini dapat menekankan pentingnya menerima identitas gender yang diberikan oleh Tuhan.

Kita tidak boleh ragu terhadap identitas pribadi sebagai orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, sebagai warga Kerajaan Surga (Filipi 3:20 TB) dan tubuh kita adalah bait Roh Kudus, maka muliakan Allah dengan tubuhmu (1 Korintus 6: 19,20)

 

Pro Ecclesia et Patria

Antonius Natan

Dosen | Ketua Pewarna Indonesia| Ketua Komisi Infokom PGLII

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*