TUBUH KEBANGKITAN KUAT DAN SEMPURNA

/script>
TUBUH SEKARANG TERBATAS DAN LEMAH,
TUBUH KEBANGKITAN KUAT DAN SEMPURNA
“Demikianlah pula halnya dengan kebangkitan orang mati. Tubuh yang ditaburkan dalam kebinasaan, dibangkitkan dalam ketidakbinasaan; yang ditaburkan dalam kehinaan, dibangkitkan dalam kemuliaan; yang ditaburkan dalam kelemahan, dibangkitkan dalam kekuatan. Yang ditaburkan adalah tubuh alami, yang dibangkitkan adalah tubuh rohaniah. Jika ada tubuh alami, maka ada pula tubuh rohani.” (1 Korintus 15:42-44 – – TB2)
Dalam pemahaman Kristen, bahwa kita orang-orang percaya akan mengalami kebangkitan tubuh, sama seperti Yesus Kristus yang telah bangkit dari kematian. Kebangkitan tubuh merupakan pusat dari berita eskatologis Alkitab. Dalam ayat-ayat di atas Paulus mengontraskan tubuh yang sekarang dengan tubuh kebangkitan yang akan datang.
  1. Kontras yang pertama ialah tubuh kita yang sekarang adalah tubuh kebinasaan (Yun: phthora), dimana benih penyakit dan kematian ada padanya, sehingga menunggu waktu kematiannya saja. Tetapi tubuh kita akan bangkit dalam ketidakbinasaan (aphtharsia). Semua kelemahan dan penyakit akan berlalu tidak ada lagi kematian, melainkan kita akan menikmati suatu keberadaan/eksistensi yang tidak akan binasa.
  2. Kontras yang kedua ialah antara kehinaan (atimia) dan kemuliaan (doxa). Kehinaan karena tubuh yang sekarang akan mati dan dikuburkan. Namun demikian, tubuh orang percaya akan bangkit dalam kemuliaan, tidak hanya penampakan luar tetapi suatu transformasi pribadi menyeluruh. Kita tidak tahu pasti kemuliaan yang bagaimana sesungguhnya, sampai kita mengalaminya nanti.
  3. Kontras yang ketiga ialah antara kelemahan (astheneia) dan kekuatan (dunamis). Tubuh kita yang sekarang penuh dengan kelemahan dan keterbatasan. Bilamana maut datang tubuh tidak berdaya menghadapinya. Tetapi pada waktu kebangkitan, tubuh dalam kekuatan, sehingga tubuh ini tidak lagi ada segala kelemahan/keterbatasan.
  4. Kontras yang keempat ialah, antara tubuh alami (soma psychikon) dan tubuh rohani (soma pneumatikon). Yang menjadi kesulitan disini ialah istilah tubuh rohani ditafsirkan sebagai tubuh kebangkitan yang bersifat non-fisik atau hanya rohani, sehingga berbeda pengertiannya dengan tubuh yang bersifat fisik. Namun pendapat yang demikian tidaklah tepat, karena tubuh kebangkitan orang percaya sama dengan tubuh kebangkitan Kristus yang dapat diraba (bd. Yoh. 20:17,27). Harus dipahami juga bahwa tubuh alami adalah tubuh sekarang yang adalah tubuh dalam kutuk dosa, namun tubuh kebangkitan secara total adalah tubuh yang rohani, tanpa noda dosa dan sempurna.
Memahami hal-hal di atas, bahwa keselamatan yang dialami oleh orang-orang percaya akan berwujud kepada memiliki tubuh kebangkitan yang tidak akan mati lagi, yang mulia, yang kuat tanpa kelemahan dan keterbatasan, serta yang rohani tanpa noda dosa. Puji Tuhan.
Marilah kita terus memberitakan Injil, supaya semakin banyak jiwa yang percaya kepada Yesus Kristus dan diselamatkan. Tubuh sekarang terbatas dan lemah, tubuh kebangkitan kuat dan sempurna

READ  Rumah-Rumah Mayoritas Kristen Hancur Di Manipur India

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*