TERANG DUNIA TETAPI HANYA DI DALAM RUANG IBADAH

/script>


“Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin disembunyikan”. Matius 5:14 (TB2)

Apa maksud Yesus ketika Ia mengatakan kepada para pengikut-Nya, bahwa kamu adalah terang dunia?. Salah satu maksud terpenting adalah, setiap orang Kristen harus tampil di dunia untuk menjadi saksi-Nya, itulah makna hidup sebagai terang dunia. Kekristenan tidak dirancang untuk berhimpun dalam suatu gedung yang tertutup rapat. Karena itu, jika umat Kristen hidup sebagai terang dunia tetapi terangnya itu hanya berlangsung selama berada dalam ruang ibadah, tentu saja itu tidak dapat disebut sebagai terang dunia.

Orang Kristen yang hidup sebagai terang dunia, akan tampil di ruang publik, di mana terdapat kegelapan yang pekat di dunia ini, ke sanalah orang Kristen datang hadir sebagai gerang dunia. Inilah kesaksian yang memproklamasikan Yesus Kristus Tuhan di dalam, di antara dan di dalam diri orang Kristen.

Tentu saja Kekristenan tidak dipandang bernilai jika hanya menjadi terang dunia tetapi hanya di dalam ruang ibadah. Dalam ruang ibadah, meski banyak berkat dan alami kemuliaan Kristus, namun ketika keluar gedung ibadah terang dunianya padam, maka hal itu sama sekali tidak dapat disebut terang dunia.

Mari, hiduplah sebagai terang dunia juga di luar ruang ibadah. Tunjukkan identitasmu sebagai pengikut Kristus, dan berdirilah teguh di tengah dunia terbuka untuk menyinari dunia yang gelap ini dari kasih Kristus, sehingga banyak orang yang tinggal kegelapan dapat berjumpa Kristus dan diselamatkan, meski setelah selamat juga harus menghidupi ajaran-ajaran Kristus dalam dirinya.

 

Salam Injili,

Pdt. DR. Ronny Mandang, MTh.

Ketua MAPER PGLII

Majelis Pertimbangan – Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia

READ  Arya Wedakarna Ajak Merawat Nalar Sehat Bangsa

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*