TUHAN KITA ADALAH PEMBEBAS DARI TIRANI KEGELAPAN

/script>

KRISTUS YESUS,

TUHAN KITA ADALAH PEMBEBAS DARI TIRANI KEGELAPAN

“Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih; di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa.” (Kolose 1:13-14)

Paulus menguraikan tentang bagaimana kehidupan orang-orang percaya yang telah dilepaskan dari kuasa kegelapan dan sekarang berada dalam Kerajaan Anak-Nya, yaitu Yesus Kristus. Pelepasan dari kuasa kegelapan ini diungkapkan dengan frasa Yunani: “ek he exousia tou skotous.” Kata “exousia” (kuasa) dalam ayat ini bernada sangat negatif, karena bukanlah otoritas, kuasa atau pemerintah secara netral, melainkan “tirani” kegelapan. Istilah “kuasa kegelapan” ini sama dengan yang digunakan oleh Lukas dalam mencatat perkataan Yesus ketika Ia ditangkap di Taman Getsemani menjelang penghakiman dan penyaliban-Nya.

Padahal tiap-tiap hari Aku ada di tengah-tengah kamu di dalam Bait Allah, dan kamu tidak menangkap Aku. Tetapi inilah saat kamu, dan inilah kuasa kegelapan itu.” (Luk. 22:53)

Penangkapan Yesus hingga penyaliban-Nya adalah suatu peristiwa demonstrasi kuasa kegelapan yang menguasai imam-imam kepala, pengawal Bait Allah, tua-tua dan orang banyak pada waktu itu.
Tirani kegelapan ini digambarkan secara sangat menakutkan dalam Alkitab. Setiap manusia dilahirkan di dalam belenggunya dan manusia mustahil membebaskan diri darinya, jikalau bukan melalui karya penebusan Yesus Kristus. Itulah sebabnya tertulis “Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan…” Hanya Yesus Kristus yang dapat melepaskan kita dari “tirani kegelapan”.
Kita bukan hanya telah dilepaskan dari tirani kegelapan, tetapi kita juga telah dipindahkan kepada Kerajaan Kristus.

Istilah memindahkan (Yun: methistemi) dalam pemakaian sehari-hari mengacu kepada aktivitas “transmigrasi secara memaksakan”. Jadi jika kita percaya kepada Yesus Kristus, maka pada saat itu Ia langsung menarik kita keluar dari kegelapan dan menempatkan kita pada Kerajaan Kristus. Di sini istilah “Kerajaan Kristus” mempunyai arti “ruang keselamatan yang presentis sifatnya”, dalam pengertian hadir secara terselubung dalam dunia sampai parusia. (bd. Ef 1:20-22; Fil 2:9-11)

READ  Tanda Politik Menjadi Agama

Kuasa Setan atau tirani kegelapan bukan yang terkuat, karena Allah telah bertindak dalam Kristus dan menaklukkan segala sesuatu kepada Kristus.

Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat, yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya.” (Fil. 3:20-21)

Pelepasan orang-orang percaya dari “tirani kegelapan” dan pemindahan kita kepada Kerajaan Anak Allah adalah melalui karya penebusan Yesus Kristus. Puji Tuhan.

YESUS KRISTUS, TUHAN KITA ADALAH PEMBEBAS DARI TIRANI KEGELAPAN Jadi tetaplah dengan semangat memberitakanlah Injil, bahwa Kristus Yesus, Tuhan kita adalah pembebas manusia dari “tirani kegelapan.”

 

 

“Teruslah bersekutu dan memberitakan Injil !”
Pdt. Tommy Lengkong, MTh.
Ketum PGLII – Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*