29 Tewas Karena Terinjak-injak Saat Kebangunan Rohani di Liberia

Orang-orang mencari di antara tumpukan sepatu yang ditinggalkan di sebuah lapangan di Monrovia, pada 20 Januari 2022, di mana 29 orang, termasuk seorang wanita hamil dan 11 anak-anak dipastikan tewas setelah terjadi penyerbuan di sebuah perang salib Kristen pada malam 19 Januari 2022 | _ AFP via Getty Images/ Emmanuel Tobey

Geng bersenjata yang dikenal sebagai Zogos melakukan perampokan bersenjatakan senjata kecil.

Juru bicara kepolisian nasional Moses Carter mengatakan kepada AFP bahwa jumlah korban tewas bisa meningkat, karena 29 adalah hitungan sementara. Banyak yang hadir dalam kondisi kritis. Anak-anak juga meninggal, katanya. Carter mengatakan kepada BBC bahwa Kromah diinterogasi untuk membantu penyelidikan.

Carter mengatakan mayat-mayat itu dibawa ke Redemption Hospital.

Masa berkabung selama tiga hari diumumkan secara nasional oleh Presiden George Weah, menurut kantornya.

Palang Merah Liberia dan Badan Penanggulangan Bencana telah dipanggil untuk membantu para korban tragedi itu.

Ini bukan pertama kalinya terjadi penyerbuan mematikan yang mengakibatkan hilangnya nyawa di Liberia. The Associated Press melaporkan bahwa penyerbuan pada acara serupa November lalu mengakibatkan kematian dua bayi sementara beberapa lainnya dirawat di rumah sakit.

 

[Nicole Alcindor – Reporter CP]

READ  Perkumpulan Wartawan Nasrani Indonesia Rakernas di Lumajang

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*