David Platt Desak Kaum Muda Hindari Kekristenan Yang ‘Nyaman’

<

Pendeta David Platt challenged kaum muda Kristen untuk menghindari “kekristenan yang santai, nyaman, budaya” yang menutup mata terhadap yang belum terjangkau, memperingatkan bahwa terjebak dalam mimpi Amerika akan menghasilkan kehidupan yang sia-sia.

“Selesaikan dan selesaikan dengan bentuk Kekristenan yang mengatakan, ‘Berdoalah, pergi ke gereja, jalani itu di dunia, pergi ke beberapa konferensi dan meluncurlah ke Surga.’ Itu bukan Kekristenan karena tidak mengikuti Kristus,” Platt, pendeta dari McLean Bible Church in Virginia dan Head of the Evangelistic Outreach Ministry Radical, mengatakan kepada ribuan orang dewasa muda yang berkumpul di Stadion Mercedes Benz di Atlanta untuk Passion 2022 pada 2 Januari.

Mengikuti Yesus berarti “membiarkan rencana penyelamatan tebusan-Nya yang mendunia mendikte semua yang Anda pikirkan, inginkan, dan lakukan, tentukan rencana, impian, bagaimana Anda akan hidup, tingkat apa yang akan Anda dapatkan dan bagaimana kemajuan Anda. untuk menghasilkan dan membelanjakan uang untuk penyebaran kasih Allah yang besar di dalam Yesus di antara bangsa-bangsa,” tegas pendeta itu.

Anda akan menyia-nyiakan hidup Anda jika terjebak dalam mimpi Amerika ini. Jangan lakukan itu. Angkat mata Anda di atas gangguan, ”desaknya. “Lihatlah takdir dunia ini. Kereta sejarah menuju orang-orang dari setiap bangsa, suku dan bahasa, menikmati dan memuji Yesus. Naik kereta itu.”

Platt berbicara pada hari pertama Passion Conference, sebuah acara tahunan yang berupaya memperlengkapi generasi Kristen berikutnya untuk hidup dengan berani bagi Injil. Pembicara lain pada acara dua hari tahun ini termasuk Sadie Robertson Huff, Levi Lusko, Tim Tebow dan founder Louie Giglio.

Pesan Platt difokuskan pada urgensi membagikan Injil, karena ada sekitar 3,2 miliar orang di seluruh dunia yang belum mendengar Kabar Baik Yesus Kristus.

READ  Jika 1 Orang Kristen Setia Beritakan Injil Kepada 10 Orang Lain

“Tuhan menginginkan orang-orang dari segala bangsa untuk mendengar dan menerima Kabar Baik tentang kasih-Nya yang besar di dalam Yesus,” tegas penulis Radical: Taking Back Your Faith from the American Dream . “Itulah yang sebenarnya. … Ini adalah hasrat Tuhan bagi orang-orang.”

Platt, yang sebelumnya menjabat sebagai President of the Southern Baptist Convention’s International Mission Board, membagikan serangkaian ayat Kitab Suci untuk menekankan pentingnya menyebarkan Injil. Ini termasuk Amanat Agung, yang diuraikan dalam Matius 28:19.

 

1 Komentar

  1. Sangat setuju bahwa menuruti perintah Tuhan Yesus Kristus yang terakhir ketika Dia mau naik ke sorga adalah kehendak Bapa di sorga. Penjangkauan suku terabaikan baik PERGI maupun mereka yang tersebar ke negara Anda karena perang di negara mereka! Jangan abaikan kasih Elohim yang begitu besar. Tuhan Yesus Kristus memberkati selalu 🙏

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*