GERAKAN GEN-Z TERJADI KARENA GADGET BUKAN HASIL RAPAT NJELIMET
1 Timotius 4:10 (TB2) “Itulah sebabnya kita berjerih payah dan berjuang, ….”
Masih menjadi percakapan ramai, bagaimana mungkin Gen-Z yang tidak diperhitungkan dalam perubahan politik dapat menggerakkan gelombang massa generasi muda dalam suatu demonstrasi yang sangat besar sehingga menghasilkan suatu perubahan. GenZ kini bergerak melalui “layar kecil” yang ada digadget dan melalui platform medsos hanya dalam hitungan jam dan hari suatu gerakan besar siap dimulai. Ini menarik!
Gelombang gerakan GenZ saat ini tidak dilakukan melalui rapat-rapat yang formil dan njelimet, tidak juga menempelkan pamflet-pamflet di tempat keramaian. Cukup dengan sebuah gadget di tangan seorang Genz, gelombang gerakan generasi muda kapan saja dapat terwujud. GenZ pasti tidak suka dengan NATO (not action talk only), tetapi suka mandiri dan jadi konten kreator, untuk menyatakan aspirasi sebagai generasi muda.
Mungkin gaya baru GenZ dapat ditransformasikan pada mereka yang masih sering rapat dan menghasilkan keputusan seabrek, namun selalu gagal ketika hendak dilaksanakan. Ini memang penyakit di mana-mana. Dalam rapat banyak berwacana dan selalu bagus-bagus, namun gagal dalam tingkat implementasi. Beda jauh dengan GenZ saat ini, terbukti tanpa harus rapat di suatu tempat, tetapi dapat menghasilkan gerakan generasi dan gerakan kebangsaan untuk suatu perubahan. So, jangan pernah jadikan GenZ dan Gen Alpha sebagai obyek karena kelompok muda ini sanggup berdiri berjerih payah dan berjuang sebagai subyek yang menentukan.
Mari berhitung dengan GenZ Kristen yang tersebar di gereja, kampus, komunitas-komunitas khas generasi muda, apa yang akah terjadi ketika kelompok ini tersentuh Injil dan bergerak dalam gelombang besar penginjilan generasi muda? Gerakan Gen-Z terjadi karena gadget bukan hasil rapat njelimet.
Salam Injili,
Pdt. DR. Ronny Mandang, MTh.
Ketua MAPER PGLII
Majelis Pertimbangan – Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia




Leave a Reply