Pemerintah Optimistis Kinerja Perekonomian Akan Semakin Kuat

Tetap terjaganya laju pemulihan ekonomi juga memberikan efek positif pada pendapatan negara yang tumbuh sebesar 21,6 persen, terutama ditunjang oleh penerimaan perpajakan yang tumbuh 19,2 persen (yoy) atau mencapai 103,9 persen dari target APBN dan kembali pada level prapandemi pada 2019.

Perkembangan perekonomian dan peran APBN dalam menjaga laju pemulihan di sepanjang tahun 2021 juga dapat dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat. Seluruh indikator kesejahteraan masyarakat menunjukkan arah perbaikan yang progresif.

Perbaikan ekonomi dan program perlindungan sosial berhasil menurunkan kembali angka kemiskinan ke level single digit 9,71 persen per September 2021 (September 2020 mencapai 10,19 persen). Sementara itu, menguatnya aktivitas ekonomi juga berhasil menyerap sekitar 2,6 juta orang angkatan kerja pada kurun waktu Agustus 2020–Agustus 2021 sehingga tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 6,49 persen per Agustus 2021 (Agustus 2020: 7,07%).

Peran krusial APBN dalam menjaga kualitas sumber daya manusia juga ditunjukkan dengan meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia dari 71,94 pada 2020 menjadi 72,29 pada 2021.

Sisi Pengeluaran

Pandemi yang terkendali mendorong fenomena pent up demand–suatu kondisi di mana permintaan akan suatu produk atau layanan meningkat secara drastis dan cenderung tiba-tiba–konsumsi masyarakat yang diikuti peningkatan aktivitas investasi. Penyebaran varian Delta yang berhasil dikendalikan dengan cepat dan efektif mampu mendorong aktivitas konsumsi rumah tangga tumbuh 3,55 persen (yoy) di triwulan IV-2021.

Secara keseluruhan 2021, konsumsi rumah tangga tumbuh progresif sebesar 2,02 persen setelah terkontraksi 2,63 persen di 2020. Sementara itu, aktivitas investasi (PMTB) yang sempat tertahan, juga kembali dapat meningkat 4,49 persen pada triwulan IV-2021.

Keberlanjutan program strategis nasional dan belanja modal pemerintah serta mulai membaiknya kinerja investasi sektor swasta menjadi penopang perbaikan laju pertumbuhan investasi pada triwulan IV.

READ  HIDUP DALAM KEDEWASAAN ROHANI

Secara keseluruhan 2021, investasi kembali tumbuh positif 3,80 persen setelah tumbuh negatif 4,96 persen di 2020. Konsumsi pemerintah juga mampu tumbuh 5,25 persen (yoy) di triwulan IV atau 4,17 persen secara keseluruhan 2021, sejalan dengan peningkatan realisasi belanja negara.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*