REQUIEM MOZART MAHAKARYA YANG TAK BISA DISELESAIKAN

/script>

“… di tempat itulah mereka dahulu diserahkan kepada anugerah Allah untuk memulai pekerjaan yang telah mereka selesaikan. KIS 14:26 (TB2)

Wolfgang Amadeus Mozart, lahir 27 januari 1756 di Salzburg Austria, komponis musik klasik yang telah membuat 700 simphony yang lengendaris.

Beberapa karya di antaranya adalah Simfoni K.16 & K.19, La Finta Semplice, opera Mitridati, rè di Ponto, K.183, Simfoni No. 25 in G Minor, Sonata in A Minor, Missa Coronation, Hingga Requiem in D Minor K 226 dibuat 1791, sebagai pesanan dari Pangeran Franz von Walsegg, namun saat menyanyikan bagian Lacrimosa, Mozart tak sanggup meneruskan lagi, ia meninggal pada 5 Des 1791, mahakarya ini diteruskan oleh muridnya Franz Xaver Süssmayr.

Requiem seperti menyiratkan kesedihan Mozart, layaknya anak yang takut mati karena berpisah dengan ibunya, seperti nyanyian pemakaman Mozart sendiri.

Rasul Paulus menulis tugas yang Allah beri selesaikan sampai mati.

Salam Injili

Pdt. DR. Ronny Mandang, MTh.

Ketum PGLII – Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia

READ  Penginjil Seharusnya Tidak Berada Di Tempat Yang Nyaman

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*