NATAL BAGI PARA KESEPIAN DAN YANG TERLUPAKAN

Lukas 2:14 PBTB2 “Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.”

Natal identik dengan kumpulan meriah dan penuh sukacita dari banyak orang Kristen. Kebahagiaan Natal karena semua dapat bertemu dan berkumpul menikmati sukacita yang tak terbendung.

Namun, tidak semua orang Kristen beruntung, banyak orang tua yang sudah cukup lama tidak lagi dikunjungi anak-anaknya, meskipun saat itu Natal. Banyak anggota keluarga yang terlupakan oleh keluarganya sendiri.

Ketika perhatian tidak pernah lagi diberikan kepada keluarga sendiri, terutama kepada orang tua sendiri, kematian sebenarnya telah terjadi.

Mari renungkan lagi makna Natal untuk mereka yang kesepian yang hanya menatap kosong kedatangan dari anak-anaknya yang telah dilahirkan.

Sanggatlah tidak tepat jika ada yang bernatalan lalu berkumpul dengan banyak orang, namun melupakan atau membiarkan keluarga sendiri sedih dan kesepian.

Berilah waktu, karena kehadiran keluarga bagi yang kesepian dan terlupakan merupakan sukacita yang melebihi perayaan-perayaan Natal yang seremonial!

Biarlah kemuliaan Allah di tempat maha tinggi, juga  ikut merasakan damai di bumi di antara keluarga Kristen yang saling mengasihi.

Salam Injili 

Pdt. DR. Ronny Mandang, MTh.

Ketum PGLII – Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia

READ  Berbahagialah Orang Yang Membawa Damai

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*