APBN Antisipasti Perkembangan Global Yang Dinamis

/script>

Namun Sri Mulyani juga mengingatkan agar risiko lonjakan kasus Covid-19 harus tetap dijaga supaya kegiatan perekonomian tetap meningkat. “Kondisi sekarang ini sudah mulai menunjukkan suatu kondisi yang relatif tetap terkendali baik. Kita berharap dalam bulan ke depan masuk Ramadan, dan juga akan adanya Idulfitri, kita berharap kondisi Covid kini masih akan tetap terjaga dan terkendali dengan baik,” ujarnya.

Tentunya, bangsa ini patut bersyukur karena pemulihan ekonomi di tahun 2022 terus berlanjut makin kuat seiring dengan terus terkendalinya pandemi Covid-19.

Meskipun demikian, pemerintah tetap harus mewaspadai risiko ancaman pemulihan ekonomi yang kini bergeser pada eskalasi geopolitik Rusia-Ukraina dan dinamika kebijakan moneter Amerika Serikat.

Apalagi, peran APBN yang menjadi shock absorber atas berbagai gejolak dan tekanan global. Ke depan harus terus diseimbangkan tiga tujuan yang semuanya sama penting, yaitu: a) menjaga kesehatan dan keselamatan rakyat; b) menjaga kesehatan dan pemulihan ekonomi; dan c) mengembalikan kesehatan APBN.

“Pondasi APBN harus terus dibangun dan dijaga secara kuat disiplin dan hati-hati karena APBN menjadi instrumen yang selalu diandalkan baik dalam menghadapi seperti kesehatan, maupun syok dari sisi ekonomi baik dari sisi komoditas maupun sektor keuangan,” pungkas Menkeu.

[Indonesia.go.id]

READ  Masyarakat Harus Memilih PO Bus Pariwisata Yang Terpercaya

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*