Pelari Indonesia Endi Nurdin Tine melakukan selebrasi usai memenangi final lari 1.500 meter putra T20 ASEAN Paragames 2022 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (2/8/2022). Panen emas di lintasan. ANTARA FOTO/ Muhammad Adimaja
Kuasai Mayoritas Cabang
Indonesia sejauh ini menguasai matras parajudo lewat torehan tujuh emas atau sesuai dengan target yang dibebankan pihak National Paralympic Committe (NPC) Indonesia untuk cabang ini dalam ASEAN Paragames 2022. NPC Indonesia adalah otoritas resmi olahraga paralimpik di tanah air. Bahkan pada laga yang dihadiri Menpora tersebut, atlet-atlet Indonesia melakukan aksi sapu bersih, yaitu merebut seluruh empat emas yang disediakan hari itu.
“Alhamdulillah hari ini melebihi target yang kami perhitungkan. Target awal adalah tiga emas untuk hari ini. Tapi atlet-atlet kita justru melampauinya dan merebut empat emas yang disediakan. Mereka menyapu bersih semua emas,” kata pelatih kepala parajudo Indonesia, Imam Kuncoro di arena pertandingan.
Atlet-atlet Indonesia juga memimpin perolehan medali dari lintasan dan lapangan cabang paraatletik yang menggelar rangkaian pertandingan-pertandingan mereka di Stadion Manahan. Sejauh ini, Indonesia telah mengoleksi 30 emas, 19 perak, dan 13 perunggu dari paraatletik dengan Thailand menempel di tempat kedua lewat hasil 15 emas, 14 perak, dan 15 perunggu. “Kami ingin merebut sebanyak mungkin medali untuk Indonesia,” kata pelatih kepala paraatletik Indonesia, Slamet Widodo.
Begitu pula di cabang pararenang di Kolam Renang Jatidiri, Kota Semarang, Indonesia telah unggul dalam klasemen medali lewat pencapaian 16 emas, 17 perak, dan 13 perunggu disusul Thailand (13 emas, 15 perak, 13 perunggu) dan Vietnam (11 emas, 11 perak, tujuh perunggu).
Indonesia turut unggul di cabang parapanahan yang menggelar lomba di Lapangan Sepak Bola Kota Barat, Solo. Pemanah-pemanah Merah Putih membawa Indonesia bertengger di urutan teratas perolehan medali cabang ini lewat tiga emas, dua perak, dan dua perunggu. Thailand lagi-lagi membayangi dengan dua emas dan dua perak.
Papan catur Lorin Convention Hall menjadi saksi keunggulan atlet-atlet Merah Putih setelah mereka mampu memboyong empat emas, lima perak, dan tiga perunggu. Indonesia unggul tipis dari Filipina sebagai pesaing terdekat yang sama-sama membawa pulang empat emas dan lima perak, tetapi baru menyetor dua perunggu.
Indonesia hanya tertinggal dalam perebutan medali di cabang paraangkat berat dan paratenis meja. Peluang untuk menambah koleksi medali masih dapat bertambah karena cabang-cabang seperti tenis lapangan kursi roda dan parabulu tangkis sudah mulai memasuki etape-etape penentu menuju jalur medali.
ASEAN Paragames 2022 dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (30/7/2022). Perhelatan olahraga multicabang dua tahunan bagi atlet-atlet penyandang disabilitas di kawasan Asia Tenggara itu melombakan 14 cabang olahraga.
Sebanyak 1.248 atlet berkompetisi dalam 924 pertandingan untuk memperebutkan 453 medali emas, perak, dan perunggu. Event ini akan berlangsung hingga 6 Agustus 2022 mendatang. Indonesia adalah juara umum pada ASEAN Paragames 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia.
[indonesia.go.id]


Leave a Reply