Raja Damai Yang Selalu Ditolak

/script>

Yesaya 9:6 (TB2) “…. Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.”

Ajaran agama selalu mengajarkan cinta damai, sangat setuju!

Tetapi faktanya antar umat beragama saja saling membenci, menyakiti bahkan bukan mengada-ada atas nama agama saling membunuh.

Tidak usah antar agama yang berbeda, yang satu agama pun sama saja.

Sesama agama Kristen pun, di antara para pemimpinnya saling tidak menyukai satu dengan yang lain.

Mengapa jika melihat yang berbeda mendadak sontak kehilangan damai sejahtera?

Benar yang dilukis Bansky pelukis jalan yang kritis, jika Yusuf dan Maria hari ini menuju Betlehem, mereka akan melewati begitu banyak check point yang dijaga ketat.

Raja Damai telah hadir, tetapi justru para pelaku agama, pemimpin yang berkhotbah tentang kasih dan damai yang menjadi pelopor menolaknya.

So, untuk apa mengajar damai jika Raja Damai selalu ditolak?

Untuk apa khotbah damai jika selalu menyakiti kawan-kawan sendiri?

Salam Injili 

Pdt. DR. Ronny Mandang, MTh.

Ketum PGLII – Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia

READ  PENASEHAT AJAIB TIDAK DATANG LEWAT PINTU VIP?

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*