/script>
SATU KALI DIPERSEMBAHKAN NAMUN
KURBAN KRISTUS EFEKTIF MENEBUS DOSA MANUSIA
Tetapi Kristus telah datang sebagai Imam Besar untuk hal-hal yang baik yang akan datang: Ia telah melintasi kemah yang lebih besar dan yang lebih sempurna, yang bukan dibuat oleh tangan manusia, artinya yang tidak termasuk ciptaan ini, dan Ia telah masuk satu kali untuk selama-lamanya ke dalam tempat yang kudus bukan dengan membawa darah domba jantan dan darah anak lembu, tetapi dengan membawa darah-Nya sendiri. Dan dengan itu Ia telah mendapat kelepasan yang kekal.
Ibrani 9:11-12
Karya pengorbanan Yesus Kristus (the sacrificial work of Jesus Christ) mempunyai pengertian ganda, yaitu bahwa Dia mempersembahkan kurban dan Dia sendiri adalah kurban yang dipersembahkan untuk penebusan manusia dari dosa.
Jadi secara simultan Yesus Kristus bertindak sebagai Imam Besar yang mempersembahkan kurban dan kurbannya adalah diriNya sendiri, untuk pengampunan dosa manusia dan keselamatan manusia dari hukuman dosa.
Mengacu kepada Taurat di dalam Perjanjian Lama kurban dan yang mempersembahkan kurban harus memenuhi standar kekudusan. Yesus adalah Imam Besar yang tanpa dosa dan kurban yang tiada cela. Dalam Ibrani 7:26 tertulis, “Sebab Imam Besar yang demikianlah yang kita perlukan: yaitu yang saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang terpisah dari orang-orang berdosa dan lebih tinggi dari pada tingkat-tingkat sorga,”
Itu sebabnya persembahan Yesus Kristus menyenangkan Allah. Hal ini ditegaskan oleh Rasul Paulus dalam Efesus 5:2b, “sebagaimana Kristus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan kurban yang harum bagi Allah.” Harum adalah suatu metafora tentang hal yang menyenangkan Allah. Hal ini adalah ungkapan kuno bahwa Allah mencium dan senang dengan bau kurban. Hal ini adalah gambaran tentang penerimaan (acceptableness) dari suatu persembahan kurban.
Dengan demikian persembahan kurban Yesus Kristus efektif menguduskan orang tebusan-Nya satu kali untuk selama-lamanya. Dalam Ibrani 10:10 tertulis, “Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus.” Persembahan kurban diri-Nya cukup untuk semua manusia tebusan-Nya. Ibrani 9:28a, “demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang.”
Puji Tuhan. Penebusan oleh pengorbanan Tuhan Yesus telah memberikan kita pengampunan sempurna atas dosa kita dan telah memberi kepastian keselamatan. Marilah kita terus memberitakan Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juruselamat yang menyelamatkan manusia.
“Teruslah bersekutu dan memberitakan Injil !”
Pdt. Tommy Lengkong, MTh.
Ketum PGLII – Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia


Leave a Reply