![]()
Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi Matius 5:5 (TB2)
Siapapun yang pernah ke Papua, pesisir hingga ke pegunungan, akan melihat keramahan orang Papua asli yang tidak dibuat-buat.
Bukan hanya dari kata orang, tetapi sejauh pernah bertemu dengan orang Papua di seluruh Tanah Papua, masyarakat yang masih memegang teguh agama dan budaya sangat terlihat.
Karena itu, ketika isu agama di goreng-goreng di pulau Jawa yakni membenturkan agama satu dengan lainnya, hingga menimbulkan keributan.
Namun tidak demikian di Tanah Papua, Tanah Injil – Tanah Damai, karena Injil sudah mengubah Papua sejak 5 Feb 1855, karena itu siapapun yang coba mengangkat isu agama di Papua, tidak akan berhasil.
Politisasi agama dan cara-cara mengadu domba antar agama, di Papua tidak mempan.
Mari kita terus berpuasa, berdoa dan beritakan Injil, bahwa siapapun yang menginjak Tanah Papua akan melihat Kristus, dan orang Papua yang penuh keramahan.
Salam Injili
Pdt. DR. Ronny Mandang, MTh.
Ketum PGLII – Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia



Leave a Reply