Beasiswa Unggulan Bagi Masyarakat Berprestasi & Disabilitas

/script>
Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) membuka pendaftaran Beasiswa Unggulan 2024 untuk jalur Masyarakat Berprestasi untuk jenjang sarjana Strata Satu (S1), magister (Strata 2/S2), dan doktor (Strata 3/S3). KEMENDIKBUDRISTEK.
Beasiswa Unggulan 2024 dari Kemendikbudristek kini tersedia bagi masyarakat berprestasi dan disabilitas. Daftar sekarang dan raih kesempatan untuk menempuh pendidikan tinggi dengan dukungan penuh dari pemerintah. Pendaftaran dibuka hingga 14 Juli 2024.

Jakarta, legacynews.id – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) membuka pendaftaran Beasiswa Unggulan 2024 untuk jalur Masyarakat Berprestasi untuk jenjang sarjana Strata Satu (S1), magister (Strata 2/S2), dan doktor (Strata 3/S3). Ada pula Beasiswa Unggulan khusus S2 dan S3 untuk masyarakat berprestasi disabilitas. Pendaftarannya dibuka mulai 1 Juli 2024 dan berakhir pada 14 Juli 2024 serta dapat dilakukan secara daring melalui website Beasiswa Unggulan Kemendikbudristek pada tautan https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/.

Beasiswa Unggulan diberikan pemerintah kepada putra-putri terbaik Indonesia untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di dalam dan luar negeri. Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi sumber daya manusia Indonesia yang mendukung percepatan pembangunan. Pemerintah menanggung biaya-biaya bagi setiap penerima beasiswa (awardee) yang meliputi biaya pendidikan, biaya hidup, dan biaya buku. Penerima beasiswa disabilitas mendapat tambahan berupa biaya penelitian dan biaya hidup bagi pendamping.

Pelaksana Tugas Kepala Puslapdik Ahmad Kahar menyampaikan bahwa Beasiswa Unggulan telah memasuki tahun ke-18 sejak pertama kali diberikan pada tahun 2006. Program beasiswa ini terdiri dari bergelar dan non-gelar bagi masyarakat berprestasi dan pegawai di lingkungan Kemendikbudristek. Hingga awal 2024, terdapat 4.259 mahasiswa menerima Beasiswa Unggulan terdiri dari 2.275 orang menempuh jenjang S1/Diploma 4, 1.715 orang belajar di S2, dan 269 orang di S3.

READ  Geopark Merangin Meraih Anugerah UNESCO Global Geopark

Sebanyak 3.946 orang berasal dari jalur Masyarakat Berprestasi tiga  orang di antaranya adalah disabilitas. Sedangkan 77 orang penerima Beasiswa Unggulan berstatus pegawai Kemendikbudristek. Mereka tersebar di 260 perguruan tinggi di dalam negeri meliputi 94 perguruan tinggi negeri dan 166 lainnya adalah perguruan tinggi swasta. Universitas Gajah Mada menjadi penerima mahasiswa Beasiswa Unggulan terbanyak, mencapai 352 orang hingga awal 2024.

Ada sejumlah persyaratan umum yang perlu diperhatikan calon pelamar jika ingin mendaftar Beasiswa Ungulan. Mengutip keterangan pada Pedoman Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi seperti dilihat dari Pranala di alamat https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/wp-content/uploads/2024/06/PEDOMANPENDAFTARAN-BEASISWA-UNGGULAN-MASYARAKAT-BERPRESTASI-FINAL-12.pdf, berikut ini adalah persyaratan umum:

  1. Diutamakan memiliki sertifikat yang membuktikan prestasi akademik atau non-akademik tingkat internasional dan/atau nasional.
  2. Mendapatkan rekomendasi minimal dari guru Bimbingan Konseling di sekolah asal bagi pendaftar jenjang S1, dan dari pimpinan perguruan tinggi asal atau pembimbing akademik, skripsi, dan tesis untuk pendaftar jenjang S2 dan S3.
  3. Tidak sedang mendaftar dan/atau menerima beasiswa dari pihak mana pun, termasuk dari APBN/APBD dengan komponen pembiayaan yang sama.
  4. Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama.
  5. Diterima di perguruan tinggi dalam negeri dan program studi yang telah terakreditasi paling rendah B (Baik Sekali), serta masuk dalam daftar perguruan tinggi tujuan Beasiswa Unggulan atau perguruan tinggi di luar negeri yang diakui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi.
  6. Tidak berstatus sebagai dosen, guru, tenaga kependidikan, dan pelaku budaya.
  7. Beasiswa hanya untuk kelas reguler dan tidak untuk kelas eksekutif, kelas khusus, kelas karyawan, kelas jarak jauh, kelas internasional bagi pendaftar tujuan studi dalam negeri. Atau kelas yang diselenggarakan di lebih dari satu negara perguruan tinggi.
  8. Berkomitmen untuk mempertahankan indeks prestasi semester (IPS) minimal 3,00 pada program sarjana, atau IPS minimal 3,25 pada program magister dan doktor selama menjadi penerima Beasiswa Unggulan.
READ  Membuka Ruang Bagi Masyarakat Menyampaikan Kritikan

Tak cukup dengan persyaratan umum saja, karena calon pelamar Beasiswa Unggulan juga harus memperhatikan beberapa ketentuan lain terkait kelengkapan berkas yang harus disiapkan, meliputi:

  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. Kartu tanda mahasiswa (khusus mahasiswa on-going)
  3. Surat penerimaan/keterangan lulus atau letter of acceptance (LoA) unconditional dari perguruan tinggi (khusus mahasiswa baru)
  4. Surat keterangan aktif kuliah yang diterbitkan oleh perguruan tinggi (khusus mahasiswa on-going)
  5. Kartu Hasil Studi (KHS) semester 1 dan 2 (khusus mahasiswa on-going)
  6. Ijazah dan transkrip nilai terakhir Sertifikat Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri yang diterbitkan oleh Badan Bahasa Kemendikbudristek
  7. Sertifikat bahasa Inggris untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri
  8. Rencana studi bagi program magister
  9. Proposal penelitian disertasi bagi program doktor
  10. Surat rekomendasi dari akademisi atau institusi terkait
  11. Surat pernyataan pendaftar Beasiswa Unggulan Sertifikat prestasi dan kompetensi.

Sedangkan untuk persyaratan khusus mengikuti seleksi Beasiswa Unggulan dapat diintip pada pranala di alamat https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/wp-content/uploads/2024/06/PEDOMAN-PENDAFTARAN-BEASISWA-UNGGULAN-MASYARAKAT-BERPRESTASI-FINAL-12.pdf. Untuk tata cara pendaftaran dapat dilihat pada website Beasiswa Unggulan di https://beasiswaunggulan.kemendibud.go.id. Sebelum mendaftar, pastikan setiap calon pelamar telah melakukan registrasi dengan membuat akun di website Beasiswa Unggulan.

Kemudian memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) serta alamat surat elektronik atau email aktif. Jangan lupa membuat kata sandi (password), memasukkan data tanggal lahir dan klik “Simpan”. Klik captcha untuk verifikasi lalu “Sign In”. Usai tahapan membuat akun sebagai syarat wajib mendaftar secara daring, calon pelamar sudah dapat masuk ke website guna registrasi pendaftaran.

Silakan lengkapi seluruh permintaan pengisian data diri dengan benar, mulai dari nama lengkap calon pelamar, asal, jenis beasiswa yang dituju, dan lain-lain. Sebelum dikirim, pastikan kembali bahwa data telah terisi secara lengkap dan benar supaya peluang mendapatkan Beasiswa Unggulan semakin besar. Berikut ini adalah jadwal lengkap dari proses seleksi Beasiswa Unggulan:

  1. Pendaftaran: 1–14 Juli 2024
  2. Seleksi tahap pertama: 15 Juli–4 Agustus 2024
  3. Pengumuman hasil seleksi tahap pertama: 9 Agustus 2024
  4. Seleksi tahap kedua: 12 Agustus–31 Agustus 2024
  5. Pengumuman hasil seleksi tahap kedua: 10 September 2024
  6. Pembekalan dan penjelasan teknis: September 2024
  7. Penandatanganan kontrak Beasiswa Unggulan 2024: Jadwal akan disampaikan melalui email masing-masing peserta yang lolos seleksi tahap kedua.
READ  Sekolah Kedinasan Kemenkum HAM Tahun 2024 Dibuka

Selamat mencoba dan semoga lolos mendapatkan beasiswa hingga menyelesaikan perkuliahan sesuai jenjang pendidikan yang ditempuh. (indonesia.go.id)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*