Kisah Para Rasul 8:30 (TB) Filipus segera ke situ dan mendengar sida-sida itu sedang membaca kitab nabi Yesaya. Kata Filipus: “Mengertikah tuan apa yang tuan baca itu?“
Sida-sida dari Etiopia baru saja pulang dari melaksanakan ibadah di Yerusalem, ia menuju Gaza suatu jalan yang sunyi.
Saat itu malaikat berkata kepada Filipus pergilah ke jalan menuju Gaza, Filipus bergerak, dan kata Roh dekatilah kereta itu menemui Sida-sida tersebut.
Saat Filipus bertemu Sida-sida Etiopia, yakni seorang pembesar dan kepala Sri Kandake, ratu negeri Etiopia, diketahuilah Sida-sida itu sedang membaca Kitab nabi Yesaya, Filipus bertanya mengertikah yang tuan baca? Jawab Sida-sida itu, *bagaimana saya mengerti jika tidak ada yang memberitahukan padaku? Lalu Filipus mulai menjelaskan maksud nats tersebut.
Mengapa Tuhan tidak menggunakan Roh Kudus atau malaikat-Nya untuk menerangi hati orang Etiopia itu, tetapi memakai manusia yang namanya Filipus?.
Ya, manusia yang menyerahkan hidupnya kepada Tuhan Yesus, selalu menjadi alat efektif untuk memberitakan Injil. Betapa pun cara yang Tuhan Yesus pakai kerap penuh keajaiban.
Filipus membaptis Sida-sida tersebut di wilayah yang mungkin jarang ada air, setelah itu melarikan Filipus ke Asdod, menunjukkan satu orang bertobat selalu penting di hadapan Tuhan Yesus. Nah, masihkah ada orang Kristen yang berbantah tidak mau dipakai dan melayani Tuhan Yesus?
Salam Injili
Pdt. DR. Ronny Mandang, MTh.
Ketum PGLII – Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia


Leave a Reply