ETIKA INJILI DAN NILAI-NILAI DI PGLII (XI)

/script>

“ETIKA INJILI DAN NILAI-NILAI DI PGLII” – “TOLAK TEGAS NUBUATAN PALSU” (Bag XI)

AD PGLII Pasal 6 Usaha:
Untuk mencapai Tujuan seperti tersebut di atas, maka PGLII berusaha:
1.Membela dan meneguhkan teologi dan etika Injili sesuai kemurnian asas Injili berdasarkan Alkitab.

Alkitab PL dan PB menyebutkan banyak gembala palsu, nabi palsu, rasul palsu, guru palsu, ajaran palsu dan nubuat palsu. Jika ada seorang nabi yang terlalu berani mengucapkan “demi nama-Ku” tetapi tidak diperintah oleh Tuhan, nabi itu harus mati. Atau, jika seorang nabi mengatakan perkataan “demi nama-Ku” tetapi tidak pernah terjadi, itu pun bukan perkataan yang berasal dari Tuhan.

Tak dapat dipungkiri, hari-hari ini telah menjadi tren umum, bahwa begitu banyak umat Kristen lebih menyukai mujizat, berkat jasmani dan nubuat-nubuat dari pada ajaran sehat yang alkitabiah. Akibatnya, bermunculah para pengkhotbah yang lebih berorientasi pada khotbah-khotbah yang berisi mujizat ilahi, berkat jasmani dan nubuat.

Namun patut diwaspadai, khotbah-khotbah yang isinya hanya cerita tentang mujizat (seringkali penuh dusta), berkat yang pasti dialami setiap orang, dan nubuat-nubuat akan sukses dan kaya raya, perusahaan berhasil, atau Indonesia dilawat Kristus, dengan tujuan: 1) Si pengkhotbah memiliki pengikut yang terus bertambah; 2) Si pengkhotbah lebih terkenal dan menjadi pendeta besar; 3) Si pengkhotbah akan menimba uang yang semakin besar dari umat Kristen yang terkesima dengan khotbah-khotbah seperti itu.

Etika Injili dan nilai-nilai di PGLII, harus terdiri anggota dan pengurus yang berdiri teguh dan penuh Roh Kudus, hanya akan berbicara apa dari apa yang diilhamkan oleh Roh Kudus, tidak akan mengkhotbahkan mujizat, berkat dan nubuat secara serampangan demi kepentingan yang sama dengan para pemalsu. Injil Kristus yang diberitakan tidak pernah memandang muka, tegas membongkar dosa yang subur di kehidupan umat Kristen, dan mendorong pada pertobatan. Tidak perduli apakah hasil pelayanan firman akan bertambah pengikut, menjadi pendeta besar atau bertambah kaya raya. Kebenaran Allah di dalam Kristus mutlak diutamakan dan diberitakan.

READ  MELAYANI TANPA KEIKHLASAN

 

Salam Injili,

Pdt. DR. Ronny Mandang, MTh.

Ketua MAPER PGLII

Majelis Pertimbangan – Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*