Roma 9:33 (TB2) “Seperti ada tertulis Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion sebuah batu sentuhan dan sebuah batu besar yang membuat orang jatuh, dan siapa yang percaya kepada-Nya, tidak akan dipermalukan.”
“HaKotel HaMa’aravi” disebut juga “Tembok Barat”, “Tembok Ratapan” adalah sebagian tembok batu kapur kuno Kota Tua Yerusalem, Bait Allah Salomo.
Sejarah Yerusalem sangat panjang, dikepung sebanyak 23 kali, diserang 52 kali, direbut kembali sebanyak 44 kali.
Jika seseorang berjalan di dalam terowongan bagian bawah Tembok Barat, Tembok Barat adalah lapisan ke-13 (akibat perang) yang tepat di atas Ruang Maha Kudus.
Apa makna HaKotel HaMa’aravi” bagi orang Israel? Yerusalem kini dimiliki Yahudi, Kristen, Armenia, Islam.
Israel sedunia selalu ingin pulang kampung berdoa di HaKotel HaMa’aravi, reruntuhan Bait Allah Salomo.
Dalam doanya meyakini “kelak Bait Allah” berdiri lagi. Yerusalem akan tetap menjadi batu sandungan, tetapi siapa percaya tidak dipermalukan!
Salam Injili
Pdt. DR. Ronny Mandang, MTh.
Ketum PGLII – Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia


Leave a Reply